Kepundung, Buah Asli Indonesia Yang Terancam Punah

  • 11 Jul 2025 18:43 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Ternyata Indonesia pernah menempati urutan kedua setelah Brazil dengan keanekaragaman hayati tertinggi termasuk didalamnya adalah keberagaman jenis buah. Beragam jenis buah asli Indonesia ini ada yang masih gampang kita temukan sampai saat ini. Tapi ada juga beberapa jenis yang sudah langka.

Salah satu contoh buah asli Indonesia yang kini semakin jarang ditemui adalah kepundung. Buah ini juga dikenal dengan nama lain seperti mundung atau menteng di beberapa wilayah. Kepundung memiliki rasa yang unik, perpaduan manis dan sedikit asam, serta sering digunakan dalam pengobatan tradisional.

Sekilas buah ini mirip dengan buah duku namun tangkai buahnya panjang dan di setiap satu tangkai yang melekat ke pohon terdapat banyak buah serta tajuk pohonnya berbeda.

Menurut situs alodokter.com meski tidak terlalu populer, buah menteng memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Manfaat buah menteng tersebut berasal dari beragam kandungan nutrisi di dalamnya. Buah ini bahkan diketahui mampu mencegah berbagai penyakit, salah satunya hipertensi.

Ada beragam nutrisi yang terkandung di dalam buah menteng, seperti protein, karbohidrat, kalsium, dan fosfor. Selain itu, buah ini juga mengandung air, serat, lemak, dan zat besi.

Situs halodoc.com juga menyatakan buah kepundung ternyata mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Bahkan, satu buah menteng mengandung tiga jenis antioksidan yang berbeda, yaitu flavonoid, fenol, dan terpenoid.

Ketiganya bisa melindungi tubuh dari paparan radikal bebas. Senyawa ini mampu merusak sel-sel sehat sehingga meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti jantung dan kanker. Senyawa antioksidan ini ternyata berasal dari asam galat yang banyak terkandung di bagian kulit ketimbang dagingnya.

Selain itu, buah ini juga mengandung serat sehingga bisa memperlancar pencernaan. Buah menteng disinyalir juga bisa mengatasi gangguan pencernaan, seperti diare. Khasiat ini berasal dari asam galat dalam daging maupun buahnya. Sebab, senyawa tersebut punya sifat antibakteri dan antikarsinogenik. Bahkan dalam 100 gram buah menteng setidaknya mengandung tiga miligram vitamin A. Angka ini sudah cukup memenuhi kebutuhan harian vitamin A.

Meskipun kepundung adalah bagian dari kekayaan buah lokal Indonesia, keberadaannya kini tergolong langka. Sulitnya menemukan buah ini di pasaran menjadi pengingat penting akan perlunya upaya konservasi untuk melindungi buah-buahan asli yang terancam punah.

Melestarikan buah-buahan asli Indonesia bukan hanya tentang menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga mempertahankan identitas budaya dan sumber daya pangan masa depan. Menyadari kembali posisi Indonesia sebagai pusat keanekaragaman hayati adalah langkah awal untuk melindungi warisan buah-buahan lokal yang luar biasa ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....