Makna Pribahasa: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

  • 30 Jun 2025 07:58 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Peribahasa merupakan bagian dari kekayaan bahasa Indonesia yang mengandung nilai-nilai kehidupan. Salah satu peribahasa yang cukup populer dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari adalah "sudah jatuh tertimpa tangga".

Mengutip dari laman infoasn.id, ungkapan ini memiliki makna mendapatkan musibah secara beruntun/bertubi-tubi. Peribahasa ini secara mendalam mencerminkan situasi seseorang yang sedang mengalami kesusahan, lalu ditimpa kesusahan lain yang lebih berat.

Sebagai contoh misalnya, seseorang yang kehilangan pekerjaan (sudah jatuh), kemudian ditipu oleh teman dekatnya (tertimpa tangga). Kejadian seperti ini memperlihatkan betapa seseorang bisa mengalami malang secara beruntun dalam waktu yang singkat.

Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa ini sering dipakai untuk menunjukkan simpati terhadap orang yang sedang dalam situasi sulit. Kalimat peribahasa ini menjadi simbol bahwa dalam kehidupan, musibah kadang tidak datang sendiri, dan penting bagi manusia untuk saling menguatkan saat musibah datang bertubi-tubi.

Sementara itu di sisi lain, peribahasa ini juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi berbagai kemungkinan buruk. Hidup tak selalu berjalan mulus, dan terkadang, kita perlu memiliki ketahanan emosional agar mampu bangkit meski tertimpa berbagai cobaan.

Akhirnya, peribahasa “sudah jatuh tertimpa tangga” bukan hanya menggambarkan penderitaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap manusia bisa berada dalam posisi tersebut. Karenanya, empati, solidaritas, dan dukungan dari sesama sangat dibutuhkan agar seseorang bisa bangkit dari keterpurukan dan menatap masa depan dengan harapan baru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....