DPRD dan Pemko Dumai Sepakati Ranperda APBD 2027 Senilai Rp1,7 Triliun
- 20 Agt 2026 08:04 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID,Dumai-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Anggaran (Banggar) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Dumai Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai 2 Kantor DPRD Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Bagan Besar, Rabu (19/8/2026).
Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Dumai Agus Miswandi, didampingi Wakil Ketua Johanes M.P. Tetelepta. Paripurna dinyatakan quorum karena dihadiri oleh 24 dari total 35 anggota DPRD Dumai.
Dari jajaran eksekutif, hadir Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai Fahmi Rizal beserta jajaran kepala instansi vertikal, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Saat membuka rapat, Ketua DPRD Dumai Agus Miswandi menjelaskan bahwa agenda ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan komprehensif terhadap Ranperda APBD 2027 yang sebelumnya telah diajukan oleh pemerintah daerah.
"Ranperda tersebut telah selesai dibahas bersama secara mendalam oleh Badan Anggaran DPRD Kota Dumai dengan Pemerintah Kota Dumai melalui pejabat dan tim teknis yang ditunjuk. Sebelum mengambil keputusan bersama, mari kita simak laporan hasil kerja Banggar terlebih dahulu," ujar Agus Miswandi di hadapan forum.
Laporan hasil pembahasan tersebut kemudian dibacakan secara lugas oleh Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kota Dumai, Parluhutan Harianja.
Usai penyampaian laporan, acara dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama antara DPRD Kota Dumai dan Pemerintah Kota Dumai atas Ranperda tersebut.
Dalam Pendapat Akhir Wali Kota yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, Pemerintah Kota Dumai menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan, fraksi, dan secara khusus kepada jajaran Banggar DPRD Kota Dumai.
Menurutnya, kerja keras Banggar yang berkolaborasi sinergis dengan TAPD telah membuat seluruh tahapan berjalan sukses dan tepat waktu.
"Atas nama Pemerintah Kota Dumai, kami sangat mengapresiasi totalitas dan kinerja mantap dari legislatif yang telah mencurahkan perhatian penuh bersama TAPD dan perangkat daerah. Proses panjang ini, mulai dari KUA-PPAS, nota kesepakatan, pandangan umum fraksi, hingga pembahasan bersama, semuanya berlangsung lancar sesuai harapan," tutur Sugiyarto.
Ia menegaskan bahwa pemerintah sependapat dan akan menjadikan seluruh rekomendasi Banggar sebagai panduan (guidelines) utama dalam finalisasi dokumen APBD 2027.
Sugiyarto berkomitmen agar anggaran tahun depan dapat benar-benar berorientasi pada kepentingan pembangunan kota dengan mengedepankan efisiensi, efektivitas, serta alokasi belanja yang tepat sasaran.
"Fokus kita ke depan adalah keberlanjutan infrastruktur berkualitas, keselarasan prioritas pembangunan, penguatan pengendalian anggaran, serta pelayanan dasar masyarakat melalui program Khidmat Pemerintah yang sedang berjalan," tambahnya.
Di tengah tren penurunan dana transfer dari pusat dan provinsi yang cukup signifikan secara nasional, Pemko Dumai juga sepakat dengan DPRD untuk fokus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Strategi utamanya meliputi optimalisasi pengelolaan, pendataan, penertiban, dan pengamanan Barang Milik Daerah (BMD) agar memiliki nilai ekonomis, serta menerapkan langkah-langkah peningkatan PAD yang rasional tanpa membebani masyarakat.
Di akhir sambutannya, Sugiyarto memaparkan postur dan struktur final APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2027 yang telah disepakati bersama:
- Pendapatan Daerah: Diproyeksikan sebesar Rp1.505.312.418.632 (Satu triliun lima ratus lima miliar tiga ratus dua belas juta empat ratus delapan belas ribu enam ratus tiga puluh dua rupiah).
- Belanja Daerah: Dianggarkan sebesar Rp1.692.651.199.507 (Satu triliun enam ratus sembilan puluh dua miliar enam ratus lima puluh satu juta seratus sembilan puluh sembilan ribu lima ratus tujuh rupiah).
- Defisit Anggaran: Tercatat sebesar Rp187.338.780.875.
Pembiayaan Daerah:
- Penerimaan Pembiayaan: Rp260.260.375.326.
- Pengeluaran Pembiayaan: Rp72.921.594.451.
- Pembiayaan Netto: Sebesar Rp187.338.780.875 (menutup total defisit belanja, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan atau SILPA menjadi nihil/nol).
- Total APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2027: Disepakati menjadi sebesar Rp1.765.572.793.958
"Kritik konstruktif dan masukan proaktif dewan adalah modal kami mewujudkan anggaran yang kredibel, sehat, dan berkelanjutan. Terima kasih juga kepada Sekda, para Kepala OPD, dan seluruh mitra kerja yang mengawal rancangan ini sejak awal. Semoga membawa kemaslahatan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Dumai," pungkas Wakil Wali Kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....