Berikut Nama Petugas Upacara dan Pasukan Pengibar di Kota Dumai
- 19 Agt 2026 10:46 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID,Dumai - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Dumai berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak.
Upacara pengibaran bendera merah putih tersebut dipusatkan di Halaman Kantor Wali Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Bagan Besar, pada Senin (17/8/2026).
Bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara, Wali Kota Dumai, H. Paisal, memimpin jalannya seluruh rangkaian upacara dengan penuh wibawa.
Momen sakral ini turut disaksikan oleh Anggota DPRD Provinsi Riau, Ketua DPRD Kota Dumai, jajaran Forkopimda Kota Dumai, serta para Asisten Setdako Dumai.
Suasana di halaman kantor wali kota kian berwarna dengan kehadiran para Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, serta pimpinan instansi vertikal.
Menariknya, para tamu undangan tampak serasi mengenakan aneka pakaian adat se-Nusantara, yang menyimbolkan keberagaman budaya namun tetap satu dalam bingkai kemerdekaan.
Sementara itu, barisan upacara diisi oleh gabungan personel TNI, Polri, ASN, Mahasiswa, hingga Pelajar.
Kelancaran upacara pagi ini tidak lepas dari peran penting para perwira dan petugas komando. Bertindak sebagai Perwira Upacara adalah Kapten Arhanud Zulkifli, yang sehari-hari mengemban amanah sebagai Perwira Seksi Operasi Kodim 0320/Dumai.
Sementara posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Infanteri Khoirul Anam, Wakil Komandan Denma Grup 3 Kopassus.
Adapun pembacaan Teks Proklamasi dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Dumai, Bapak Agus Miswandi.
Untuk ketertiban di area lapangan, Letda Laut (K) Udi Sah Putra Pinem yang menjabat sebagai Paur Polum di Lanal Dumai bertindak sebagai Komandan Kompi (Danki) Paskibraka Pagi.
Seluruh rangkaian acara dipandu dengan apik oleh Halima Tushakdiah, Kasi Pendidikan Non Formal pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai selaku Pembawa Acara.
Detik-detik pengibaran bendera menjadi momen yang paling dinantikan. Pasukan Paskibraka bergerak dinamis di bawah komando Komandan Peleton (Danton) Tri Ahmad Luthfi, pelajar dari SMA IT Plus Bazma Brilliant Dumai, putra dari Bapak Elvi Hotman dan Ibu Reni Okmawati.
Tugas mulia membawa baki bendera merah putih diserahkan kepada Yasmin Aurelia Herfa, siswi SMA Negeri 1 Dumai, putri dari Bapak Syafaruddin dan Ibu Herni Setiawati.
Langkah tegap Yasmin diikuti oleh tim pengibar bendera, yaitu Muhammad Rezky Al Qodri (Penerima Bendera) dari SMA Negeri Binsus, putra dari Bapak Elfiendri dan Ibu Rahayu Ningsih, kemudian Alvis Adyvka (Penggerek) dari SMA Negeri 1 Dumai, putra dari Ibu Desi Angraini, dan Banin Herva Saputra (Pengempak) dari SMA Negeri 2 Dumai, putra dari Bapak Hendra Saputra dan Ibu Novita Dewi.
Setelah bendera merah putih berkibar gagah di langit Dumai, Muhammad Alvin Naufal Rinanda, yang sehari-hari menjabat sebagai Lurah Bagan Besar Timur, membacakan Teks Pembukaan UUD 1945 dengan lantang. Doa bersama dipimpin oleh Kepala KUA Bukit Kapur, Muhammad Subhan.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan memukau dari Marching Band Gita Wibawa Praja Kota Dumai di bawah binaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Diskopar) Kota Dumai.
Alunan musik instrumental tersebut berpadu harmonis dengan penampilan paduan suara dari siswa-siswi SMP Santo Tarcisius yang dibina langsung oleh Sartono Hutagalung.
Di sela acara, suasana penuh makna hadir saat pembacaan filosofi mendalam di balik Logo Paskibraka Kota Dumai tahun ini. Logo tersebut merangkum elemen penting identitas daerah, di antaranya:
- Tetesan Minyak: Melambangkan hasil utama kilang minyak mentah dan pabrik minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO) sebagai pilar industri pengolahan yang menjadi penyumbang perekonomian terbesar di Kota Dumai.
- Huruf D: Merepresentasikan inisial nama Kota Dumai yang dikemas dengan kesan modern serta minimalis.
- Burung Serindit: Burung khas Riau yang disematkan untuk memperkuat identitas lokal sekaligus menonjolkan kekayaan budaya dan keanekaragaman hayati daerah.
- Kapal Laut: Menggambarkan posisi strategis Dumai di Selat Malaka beserta potensi maritimnya. Elemen ini juga merefleksikan Lancang Kuning yang sarat nilai budaya Melayu, sekaligus menegaskan peran Pelabuhan Dumai sebagai salah satu gerbang ekspor CPO terbesar di Indonesia dan pelabuhan penumpang internasional.
- Kobaran Api: Menjadi simbol pemantik semangat masyarakat dan pemerintah Kota Dumai untuk terus maju, berinovasi, dan bergerak bersama dalam menggapai visi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....