Bunda PAUD Leni Ramaini Tegaskan PAUD Fondasi Utama Karakter Anak Dumai

  • 15 Agt 2026 00:07 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Dumai - Dukungan terhadap penguatan fondasi pendidikan anak di Kota Dumai terus diperkuat.

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Dumai, Leni Ramaini, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi PAUD ke Masyarakat Wajib Belajar 13 Tahun (1 Tahun di PAUD) yang dipusatkan di Balai Sri Bunga Tanjung, Rabu 12 Agustus 2026.

Kegiatan yang ditaja oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Dumai melalui Bidang PAUD dan Pendidikan Non-Formal (PNF) ini menghadirkan jajaran lintas sektor.

Hadir dalam momen tersebut Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau Nilam Suri, Ketua DPC PP PAUD Kota Dumai Tengku Heroza, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Mukhlis Suzantri.

Selain itu, acara turut diikuti oleh para Kepala Perangkat Daerah atau yang mewakili, Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan, para pengawas, Pokja PAUD, PP PAUD Kota Dumai, organisasi mitra PAUD, kepala satuan pendidikan, hingga unsur masyarakat.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Bunda PAUD Kota Dumai Leni Ramaini menekankan pentingnya penguatan karakter anak sejak dini.

Ia menyebutkan intervensi pendidikan tidak boleh terlambat agar tumbuh kembang anak berjalan optimal.

"PAUD bukan sekadar tempat anak belajar atau bermain, tetapi merupakan fondasi awal yang sangat krusial dalam membentuk generasi yang cerdas, sehat, mandiri, dan berkarakter," tegas Leni Ramaini.

Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan kebijakan ini memerlukan komitmen dan kepedulian jangka panjang dari seluruh pihak.

"Kegiatan ini tidak boleh berhenti sebatas acara sosialisasi semata, melainkan harus menjadi gerakan bersama secara masif untuk memastikan setiap anak usia 5-6 tahun di Kota Dumai memperoleh kesempatan mengecap pendidikan prasekolah yang berkualitas," tambah Bunda PAUD Kota Dumai.

Selaras dengan hal tersebut, Kepala Disdikbud Kota Dumai Mukhlis Suzantri menyampaikan bahwa program ini sengaja dirancang untuk membangun kesadaran kolektif dari tingkat keluarga hingga pemerintahan.

"Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai upaya nyata kita dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya satu tahun pendidikan prasekolah sebelum anak secara resmi memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD)," ujar Mukhlis Suzantri.

Secara khusus, kegiatan sosialisasi ini memiliki empat tujuan utama, yaitu mensosialisasikan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun kepada masyarakat luas, meningkatkan kesadaran para orang tua mengenai pentingnya pendidikan PAUD bagi tumbuh kembang anak, mendorong peningkatan partisipasi aktif anak usia 5-6 tahun dalam mengikuti pendidikan prasekolah.

Kemudian, memperkuat kolaborasi sinergis antara pemerintah, Bunda PAUD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, satuan pendidikan, organisasi mitra, dan masyarakat dalam menyukseskan Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Dumai.

Sebagai bentuk komitmen bersama, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Kepala BPMP, Kepala Disdikbud, para perwakilan Kepala Perangkat Daerah yang hadir untuk mendukung serta mengawal keberlanjutan program tersebut, disaksikan Bunda PAUD Kota Dumai.

Rangkaian acara kemudian diperkuat dengan pemaparan materi bertajuk "Pembahasan Wajib Belajar 13 Tahun" oleh Kepala BPMP Provinsi Riau, Nilam Suri.

Materi kedua dilanjutkan oleh Kepala Bagian Hukum Setdako Dumai, Dede Mirza, yang membawakan paparan bertajuk "1 Tahun Pendidikan Prasekolah Melalui PAUD atau TK".

Rangkaian materi resmi ditutup oleh Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdikbud Kota Dumai, Vevi Suryani, yang menyampaikan paparan "Mini Grand Desain PAUD Kota Dumai".

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....