Festival Layang-Layang Kuau Raja Tebuk Isi Tahun 2026 Kembali Digelar

  • 28 Jul 2026 03:27 WIB
  •  Pekanbaru
Poin Utama
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemerintah Kota Dumai kembali membangkitkan gairah tradisi dan budaya Melayu melalui Festival Layang-Layang "Kuau Raja Tebuk Isi" 2026.

RRI.CO.ID, Dumai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemerintah Kota Dumai kembali membangkitkan gairah tradisi dan budaya Melayu melalui Festival Layang-Layang "Kuau Raja Tebuk Isi" 2026. Acara yang melambangkan keindahan warisan pesisir ini resmi dibuka pada Sabtu 25 Juli 2026 di objek wisata Pantai Purnama, Jalan Sri Andalas, Dumai.

Festival ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Dumai yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Dumai, Yusmanidar. Pembukaan ditandai secara simbolis lewat penyerahan Layang-Layang Kuau Raja Tebuk Isi kepada Ketua Sanggar Layang-Layang Purnama Maestro, Amronshah.

Dalam laporan pelaksanaannya, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Dumai, Risman menyampaikan festival tahun ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa.

Tercatat sebanyak 62 peserta dari Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis ikut serta menyemarakkan langit Pantai Purnama.

"Kami sangat bangga melihat partisipasi yang tinggi ini. Festival ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Selain sebagai ajang kompetisi dan silaturahmi para pencinta layang-layang tradisional, kegiatan ini juga bertujuan mempromosikan pariwisata daerah serta memastikan generasi muda tetap mengenal permainan tradisional khas Melayu," lapor Risman.

Pelaksanaan festival ini turut mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Riau. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Anton Widyanto Putra, menyatakan bahwa konsistensi Dumai dalam menjaga kelestarian budaya patut dicontoh.

"Layang-layang Kuau Raja Tebuk Isi bukan sekadar permainan, melainkan sebuah mahakarya budaya yang sarat nilai filosofis. Pemerintah Provinsi Riau sangat mendukung penuh pergelaran ini sebagai langkah konkret rekayasa budaya dan penguatan identitas lokal di kancah yang lebih luas," ujar Anton Widyanto Putra dalam sambutannya.

Di sisi lain, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Dumai, Yusmanidar, menekankan pentingnya sinergi antara pelestarian tradisi dan peningkatan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya.

"Pemerintah Kota Dumai berkomitmen penuh mendukung ruang kreativitas adat seperti ini. Festival ini menjadi bukti bahwa modernisasi tidak lantas menggerus nilai-nilai luhur kita. Kami berharap festival ini terus konsisten digelar setiap tahun, menjadi magnet pariwisata, dan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar Pantai Purnama," tegas Yusmanidar.

Semarak pembukaan festival tahunan ini disaksikan langsung oleh jajaran pejabat dan elemen masyarakat yang hadir memadati lokasi acara.

Tampak hadir Sekretaris Disdikbud Kota Dumai, Ali Ibnu Amar yang datang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, Camat Dumai Barat beserta para Lurah setempat.

Selain itu, antusiasme dunia pendidikan ditunjukkan melalui kehadiran para Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kecamatan Dumai Barat, yang membawa semangat edukasi budaya bagi para generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....