Komandan Koarmada I Datang Disambut Adat Melayu dan Parade Kapal TNI AL

  • 17 Jun 2026 13:57 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pulau Halang – Parade kapal TNI AL yang membelah Sungai Rokan dan penyambutan adat Melayu mengiringi kedatangan Komandan Koarmada I Belawan, Laksamana Muda TNI Deni Septiana, di Pulau Halang, Rokan Hilir, Rabu 17 Juni 2026. Momen langka itu sekaligus menandai pelaksanaan bakti sosial dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisi

Suasana semangat kebersamaan mewarnai kunjungan kerja Komandan Komando Armada (Koarmada) I Belawan, Laksamana Muda TNI Deni Septiana, ke Pulau Halang, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir. Kunjungan tersebut dirangkai dengan pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan yang dipusatkan di kawasan Tugu Nelayan Pulau Halang sebagai bentuk nyata pengabdian TNI Angkatan Laut kepada masyarakat pesisir.

Sebelum memasuki lokasi kegiatan, rombongan Komandan Koarmada I bersama Bupati Rokan Hilir Bistamam, disambut secara adat Melayu melalui pertunjukan pencak silat, tari persembahan, serta prosesi tepuk tepung tawar di Alun-Alun Kepenghuluan Pulau Halang Muka. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan masyarakat Melayu terhadap tamu kehormatan sekaligus mencerminkan kuatnya pelestarian nilai-nilai budaya lokal di wilayah pesisir Rokan Hilir.

Kehadiran rombongan juga disemarakkan dengan atraksi parade kapal TNI Angkatan Laut yang melintasi Sungai Rokan. Dari dermaga, para tamu undangan menyaksikan formasi kapal yang berlayar sebagai simbol kesiapsiagaan dan komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan perairan nasional, khususnya di kawasan strategis pesisir timur Sumatra yang berbatasan langsung dengan jalur pelayaran internasional.

Dalam sambutannya, Bupati Rokan Hilir Bistamam menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Pulau Halang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan sosial dan kesehatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Menurut Bupati, kehadiran TNI Angkatan Laut di tengah masyarakat tidak hanya mencerminkan peran institusi pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan wilayah maritim, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan kehidupan pada sektor kelautan dan perikanan.

“Sebagai daerah yang memiliki garis pantai panjang dan sebagian besar masyarakatnya hidup dari sektor kelautan dan perikanan, Rokan Hilir memiliki keterikatan yang sangat erat dengan laut. Karena itu, TNI Angkatan Laut merupakan mitra strategis dalam menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat pesisir,” ujar Bistamam.

Ia menambahkan, kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan yang dilaksanakan di Pulau Halang merupakan bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan dan membantu meringankan kebutuhan warga kurang mampu.

Bupati juga berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan TNI Angkatan Laut dapat terus diperkuat dalam berbagai sektor, mulai dari keamanan maritim, pembangunan kawasan pesisir, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis potensi kelautan.

Sementara itu, Komandan Koarmada I Belawan, Laksamana Muda TNI Deni Septiana, menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya masyarakat pesisir yang memiliki posisi strategis dalam pembangunan kemaritiman Indonesia.

“Kegiatan ini bukan sekadar penyerahan bantuan atau pelayanan kesehatan. Lebih dari itu, ini adalah momentum mempererat silaturahmi, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta menunjukkan bahwa TNI Angkatan Laut selalu hadir bersama rakyat,” ungkapnya.

Laksamana Muda Deni menjelaskan, dalam kegiatan tersebut TNI Angkatan Laut menghadirkan sejumlah layanan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, antara lain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, pembagian 150 unit kacamata baca bagi warga yang membutuhkan, serta penyaluran paket sembako sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat Pulau Halang.

Menurutnya, bantuan yang diberikan mungkin tidak sepenuhnya menjawab seluruh kebutuhan masyarakat, namun menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang harus terus dijaga bersama.

“Kekuatan TNI berasal dari rakyat. Karena itu, kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat merupakan salah satu kekuatan utama bangsa dalam menjaga persatuan dan kedaulatan negara,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Perkumpulan Insan Maritim Andalan Indonesia (PIMA Indonesia), Harnoto Darsono, menyampaikan apresiasi kepada Koarmada I yang telah memilih Pulau Halang sebagai lokasi kegiatan kemanusiaan tersebut.

Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat pesisir yang membutuhkan perhatian dalam aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Sebagai putra daerah Pulau Halang, Harnoto mengaku terharu atas penyambutan adat yang diberikan oleh masyarakat dan Lembaga Adat Melayu Riau. Menurutnya, penghormatan berupa penganugerahan Warkah Anugerah Adat Ingatan Budi menjadi simbol persaudaraan, amanah, serta motivasi untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan alat tulis sekolah dan paket sembako secara simbolis kepada masyarakat, penandatanganan prasasti, pengangkatan pengurus DPW PIMA Indonesia Provinsi Riau, serta peninjauan langsung pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis yang berlangsung di lokasi kegiatan.

Momentum tersebut menjadi cerminan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI Angkatan Laut, organisasi kemasyarakatan, dan elemen masyarakat dalam membangun ketahanan sosial di kawasan pesisir. Di tengah tantangan pembangunan wilayah maritim, sinergi lintas sektor dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat pesisir yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....