Kemenhaj Pekanbaru Matangkan Pemulangan Jamaah Haji 2026

  • 29 Mei 2026 13:51 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Pekanbaru mematangkan persiapan pemulangan jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di kantor Dinas Kesehatan Pekanbaru, Jumat 29 Mei 2026. Rapat tersebut membahas teknis penjemputan hingga pengamanan jamaah setibanya di asrama Debarkasi Batam sampai ke Pekanbaru.

Kepala Kantor Kemenhaj Pekanbaru, Haryati menjelaskan rapat diikuti oleh sejumlah OPD dan lintas sektor terkait.

"Ini hanya rapat teknis persiapan pemulangan jemaah saja. Seluruh pihak terkait harus bersinergi agar proses pemulangan jamaah haji berjalan aman, tertib dan nyaman," kata Haryati di ruang kerjanya.

Menurut Haryati, pihaknya bersama Pemko Pekanbaru berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah haji mulai dari kedatangan di Debarkasi Batam hingga tiba di lokasi penyambutan di Komplek Purna MTQ bahkan hingga ke rumah masing - masing jemaah.

“Kami ingin memastikan proses pemulangan jamaah haji berjalan lancar, aman dan nyaman. Seluruh pihak termasuk petugas kesehatan hingga panitia pendukung harus bekerja maksimal agar jamaah dapat kembali ke daerah dengan baik,” ujarnya.

Haryati menerangkan pemulangan jamaah haji akan dilakukan dalam dua gelombang yaiatu sama seperti pemberangkatan.

“Koordinasi lintas sektor sangat penting, terutama terkait pengamanan lalu lintas, kesiapan armada bus, kesehatan jamaah dan kenyamanan keluarga penjemput,” jelasnya.

Alur pemulangan sudah disusun yaitu setiap jemaah tetap harus menginap satu malam di asrama debarkasi, lalu diterbangkan ke Pekanbaru melalui Bandara SSK II Pekanbaru. Selanjutnya dari bandara ke kompleks Purna MTQ.

Haryati menyampaikan secara umum kondisi jamaah haji Pekanbau saat ini dalam kondisi sehat wal afiat.

“Alhamdulillah kondisi jamaah haji Pekanbaru semuanya sehat dan baik. Semua bisa melaksanakan ibadah setelah di Wukuf yaitu kegiatan pada hari tasyrik atau 11 hingga 13 Zulhijah, jemaah haji melanjutkan lempar jumrah mulai dari Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah,” ungkapnya.

Kemudian jemaah haji yang sebelumnya terpisah, sudah kembali ke Kloter awal sehingga tidak lagi menjadi permasalahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....