8 Jemaah Sakit, Kemenhaj Riau Minta Jemaah Perhatikan Kesehatan

  • 27 Apr 2026 11:35 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Sampai saat ini atau baru tiga Kloter jemaah haji Riau masuk asrama haji di Batam, tetapi jemaah haji yang sakit cukup banyak yaitu mencapai 8 jemaah. Bahkan dari 8 orang itu, dua diantaranya dipastikan batal berangkat ke tanah suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Riau, Defizon menjelaskan bahwa hal itu sangat disayangkan.

"Alhamdulillah jemaah Riau yang masuk asrama di itu sudah lima Kloter. Insya Allah diberangkan lagi Kloter 5 BTH ek asrama. Sudah dua Kloter yagn sampai ke Madinah dan satu Kloter lagi pada hari ini masuk asrama. Jadi dari tiga Kloter yang masuk asrama haji, sudah 7 jemaah yang sakit," ungkapnya.

Dikatakan, dari 7 orang yang masih di rawat di Batam ditambah satu jemaah yang sakit di daerah asal.

"Jadi satu orang sakit di daerah dari 8 jemaah yang tidak bsia berangkat karena sakit. Ini luar biasa jumlahnya," urainya.

Secara berulang Defizon menekankan agar jemaah yang mau berangkat agar memperhatikan istithaah kesehatan haji 2026 diperhatian betul oleh jemaah.

"Kami berharap sekaligus menghimbau jemaah untuk memperhatikan ini. Minimal 2 atau 3 hari sebelum berangkat istirahat dulu, agar saat masuk asrama haji, sudah siap terbang dan siap berangkat," katanya.

Sebab kata Defizon, pihaknya tidak ingin ada lagi jemaah yang batal berangkat, setelah dua orang dipastikan gagal berangkat karena gagal istithaah kesehatan.

"Dari 8 yang sakit itu, 1 di daerah itu istithaahnya gagal. Masuk embarkasi Batam 1 dari tujuh itu sudah dipastikan gagal istithaah, gagal diberang," tambahnya.

Dikatakan, pihaknya berharap enam jemaah yang tengah menjalani perawan dari Batam agar puluh sehingga bisa diberangkatkan.

"Saya berharap dari enam orang ini, tidak sampai gagal istithaahnya, yang akan diberangkatkan jika kesehatannya sudah membaik," ujar Defizon.

Himbauan kepada jemaah untuk menjaga kesehatan disampaikan agar kondisi tersebut tidak bertambah lagi, karena bisa menimbulkan permasalahan saat akan diberangkatkan ke Arab Saudi.

" Jangan sampai kondisi jemaah ini bertambah, karena bisa jadi persamalahan, karena kalau bertamabah banyak, bisa berpengarauh terhadap ketersediaan tempat duduk di Kloter selanjutnya," katanya mengingatkan.

Defizon juga mengaku berdasarkan evaluasi sementara yang dilakukan, banyaknya jemaah yang sakit di Batam karena faktor penyakit bawaan, namun dipicu faktor kelelahan.

"Jadi mungkin sebelum berangkat banyak kegiatan. Maka saya himbau agar jemaah beristirahat sebelum berangkat, ibadah haji ini membutuhkan kekuatan fisik. Jangan sampai di Arab Saudi juga menghadapi situasi yang sama dengan disini. Istirahan yang cukup sebelum berangkat, jadi dalam kondisi sehat saat akan diterbangkan ke Madinah," pintanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....