JCH Meranti Jalani Prosesi Tepuk Tepung Tawar, jelang Keberangkatan Besok
- 26 Apr 2026 17:25 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Meranti – Jelang keberangkatan menuju Embarkasi Batam besok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti menggelar doa restu sekaligus prosesi adat tepuk tepung tawar bagi Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Afifa Futsal, Jalan Banglas, Selatpanjang, Minggu 26 Maret 2026.
Bupati Kepulauan Meranti, Asmar dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para jemaah untuk menunaikan ibadah haji. Ia menyebut para jemaah sebagai tamu Allah SWT yang telah mendapat panggilan mulia untuk menunaikan rukun Islam kelima.
“Ini merupakan kebahagiaan bagi kita semua. Semoga perjalanan ini diberkahi dan seluruh jemaah kembali dengan predikat haji yang mabrur,” ujar Asmar.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci, mengingat cuaca yang cukup panas. Para jemaah diminta memperbanyak minum air putih, mengurangi aktivitas yang tidak perlu, serta tetap fokus beribadah dengan niat yang tulus.
“Jaga kesehatan, kurangi aktivitas yang tidak perlu, dan perbanyak ibadah. Luruskan niat semata-mata karena Allah SWT,” pesannya.
Sementara, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Meranti, Surasman, menyampaikan jumlah jemaah calon haji tahun ini sebanyak 110 orang, terdiri dari 47 laki-laki dan 63 perempuan yang berasal dari berbagai Kecamatan.
Ia menambahkan, pelaksanaan haji tahun ini menjadi momen penting karena berada di bawah naungan Kementerian Haji dan Umrah, meskipun tetap berkoordinasi dengan Kementerian Agama.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan lebih baik dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Sementara itu salah seorang perwakilan jemaah calon haji, Darus Amin, turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan, mulai dari tahap persiapan hingga keberangkatan dan pemulangan.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. Semoga segala kebaikan ini menjadi amal ibadah dan daerah kita semakin maju dan diberkahi,” ucapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan prosesi tepuk tepung tawar yang menjadi tradisi adat Melayu sebagai simbol restu dan keselamatan bagi para jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....