Syaifullah: Arafah Pertemuan Langsung Hamba dan Tuhannya

  • 07 Jun 2025 07:51 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Jemaah haji dunia, termasuk Indonesia, Jumat (6/6/2025) menunaikan ibadah Wukuf di Arafah. Wukuf berlangsung di tenda-tenda jemaah, sejak masuk waktu Zuhur.

Proses wukuf diawali dengan khutbah, dilanjutkan salat jama’ qashar Zuhur dan Asar, lalu zikir dan doa. Jemaah BTH – 03 sudah berkumpul di Arafah sejak hari Kamis tanggal 5 Juni 2025 untuk mengukuti rangkaian puncak Ibadah haji tersebut.

Petugas Khatib BTH – 03 H. Syaifullah pada wukuf di maktab BTG tenda nomor 9 ini menyampaikan Padang Arafah adalah tempat berhenti sejenak untuk bertafakkur kepada Allah. Wukuf di Arafah adalah rukun utama haji. "Rasulullah SAW bersabda Haji adalah Arafah sebagaimana diriwayatkan HR Tirmidzi dan Abu Dawud yang artinya, seseorang yang tidak melakukan wukuf di Arafah, hajinya tidak sah. Ini menunjukkan betapa pentingnya momen ini dalam rangkaian ibadah haji," ujarnya.

H. Syaifullah menggambarkan Wukuf merupakan pertemuan langsung antara hamba dan Tuhannya. Di padang luas itu, jutaan manusia berkumpul tanpa pembeda status, pangkat, atau kekayaan, hanya sebagai hamba Allah yang hina dan mengharap ampunan.

“Pada saat di Arafah ini, kita sebagai manusia akan melepaskan dan menanggalkan semua urusan dunia. Kita lebih fokus dengan mendekat kan diri kepada Allah SWT semata. Status sosial, jabatan dan kemewahan dunia kita tinggalkan, hanya ketaqwaan yang paling utama”, tutur Syaifullah.

Syaifullah juga mengatakan Hari Arafah adalah hari pengampunan dosa, Allah turun ke langit dunia dan membanggakan hamba-hamba-Nya di hadapan para malaikat. Semua dosa masa lalu dapat diampuni, asalkan dilakukan dengan ikhlas dan penuh penyesalan.

Wukuf adalah saat terbaik untuk muhasabah diri, mengoreksi kesalahan, memperbaiki niat, dan memperbaharui janji setia kepada Allah untuk hidup dalam ketaatan.

Banyak ulama memaknai wukuf di Arafah sebagai cerminan dari hari kiamat, yaitu semua manusia berkumpul di satu tempat dan tak ada bedanya orang kaya dan miskin, tua dan muda serta semua memohon ampunan dan rahmat Allah. Ini menjadi pengingat tentang kematian, hari hisab, dan pentingnya amal saleh.

Seluruh proses haji, terutama wukuf di Arafah, bertujuan untuk membentuk pribadi yang lebih bertaqwa.

Sementara itu sebagai petugas pada saat wukuf Arafah sebagai muazin Agus Hatorangan, sebagai Imam, Doa dan Zikir H. Pujianto serta sebagai Khotib Muhasabah H.Syaifullah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....