Jemaah Haji Riau Konsentrasi Hadapi Armuzna

  • 03 Jun 2025 17:01 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Jemaah haji asal Provinsi Riau saat ini tengah berkonsentrasi untuk melaksanakan prosesi haji yang akan berlangsung di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Persiapan dari Pemerintah Arab Saudi juga terus berlangsung untuk menyukseskan acara puncak haji.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Muliardi dalam Podcast Kemenag Riau “Satu Jam Dari Makkah” tentang persiapan puncak ibadah haji 1446 H yang dipandu Staf Humas Kemenag Riau, Musdalifah.

“Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pemirsa, saya selaku Kepala Kantor Wilayah Provinsi Riau, mengucapkan terima kasih atas kehadirannya menyaksikan acara satu jam dari tanah suci. Semoga acara ini diberkahi Allah SWT," katanya.

Dikatakan, dari tanah suci bahwa kondisi cuaca sangat panas antar 40 - 50 derajat celcius.

"Dapat kami laporkan bahwa kondisi saat ini cuaca sekitar 43 derajat Celcius, diperkirakan saat puncak haji sekitar 50 derajat celcius," ungkapnya.

Dikatakan, berbagai persiapan telah dilaksanakan. Dirinya juga turut melakukan pengawasan untuk memastikan semua persiapan dilakukan dengan baik.

"Saya selalu memonitoring informasi tentang haji. Berbagai persiapan umrah dilakukan sebagaimana diperintahkan oleh Ketua BPIH Arab Saudi untuk mengkoordinasi langsung dengan jemaah-jemaah kita yang akan diamankan atau dikunjungi dengan kebijakan-kebijakan perlaksanaan ibadah haji pada tahun ini," urainya.

Disampaikan juga bahwa jemaah sudah berkonsentrasi untuk mengikuti puncak haji di Armuzna.

"Dapat kami sampaikan kondisi pada saat ini jemaah sudah berkonsentrasi untuk melaksanakan prosesi haji. Pemerintah Arab Saudi telah memperbaiki operasional pelaksanaan dari setiap halte yang ada, yang di titik mengangkut hotel jemaah haji dari Masjidil Haram dan sudah dihentikan pada tempatnya pukul 6.00 Waktu Arab Saudi," lanjutnya.

Disampaikan juga bahwa PPIH Arab Saudi sudah melakukan berbagai persiapan dan melaksanakan simulasi yang dimulai dari pemberangkatan dari Mekkah.

"Dapat kami sampaikan bahwa kondisi pada saat ini telah beragam, BPIH Arab Saudi telah melaksanakan persiapan-persiapan untuk melaksanakan semacam simulasi operasional yang akan dilakukan mulai dari pemberangkatan dari Mekah sampai pulangnya ke Mekah kembali nanti, setelah kurang lebih 5 hari di Armuzna," tambahnya.

Pelaksanaan monitoring juga dipimpin langsung Menteri Agama, Prof Nasaruddin Umar dan juga Wakil Menteri Agama, Romo H. R. Muhammad Syafii, selaku Amirul Hajj yang memberikan arahan-arahan terkait dengan pelaksanaan serta memberikan mitigasi-mitigasi terhadap pelaksanaan haji nantinya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....