Polda Riau Tangkap Eks Operator Scam, Korban Rugi Rp285 Juta
- 11 Apr 2026 15:55 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau mengungkap kasus penipuan daring dengan modus impersonasi customer service Blibli. Dalam kasus ini, polisi mengamankan seorang pelaku berinisial DJ (33) yang merupakan mantan operator scam di Kamboja.
Penangkapan dilakukan pada Senin, 6 April 2026 sekitar pukul 13.30 WIB di sebuah rumah kos di Jalan Garuda, Pekanbaru. Penindakan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan korban yang mengalami kerugian besar.
“Pelaku diketahui telah menjalankan aksinya sejak Januari 2024 dengan menggunakan identitas palsu di Facebook. Ia memperkenalkan diri sebagai Sofi Atmaja untuk menjalin komunikasi awal dengan korban,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro Ridwan, Sabtu 11 April 2026.
Korban kemudian diarahkan mengikuti skema pekerjaan daring berupa pembelian produk dan pemberian rating. Setelah korban percaya, komunikasi dilanjutkan melalui WhatsApp oleh pihak yang mengaku sebagai customer service Blibli.
“Dalam aksinya, pelaku menjanjikan keuntungan antara 5 hingga 10 persen dari setiap transaksi. Namun skema tersebut hanyalah tipu daya untuk menguras dana korban,” jelasnya.
Akibat perbuatannya, korban mengalami kerugian hingga Rp285 juta setelah melakukan sejumlah transaksi. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku.
Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Riau akhirnya menangkap pelaku dalam operasi yang dipimpin Iptu Fiqih Panji Ramdhan. Pelaku kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang berlaku. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penawaran kerja daring mencurigakan.
“Masyarakat diminta selalu memverifikasi akun atau situs resmi sebelum melakukan transaksi. Selain itu, warga diingatkan agar tidak mudah percaya pada pesan dari nomor tidak dikenal yang menawarkan keuntungan tidak wajar,” imbaunya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....