Penyebab Butter Yellow hingga Earth Tone Jadi Warna Fashion Tren

  • 13 Agt 2026 16:44 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID – Pekanbaru : Pernah merasa tiba-tiba melihat banyak orang mengenakan warna yang sama? Dari butik, pusat perbelanjaan, media sosial, hingga berbagai acara, warna tertentu bisa muncul hampir bersamaan dan kemudian menjadi tren. Beberapa waktu terakhir, warna seperti butter yellow, sage green, mocha, beige, terracotta, hingga berbagai warna earth tone banyak digunakan dalam pakaian dan aksesori.

Fenomena ini menunjukkan bahwa dunia fashion tidak hanya berbicara tentang model pakaian. Warna juga memiliki peran besar dalam membentuk tren dan memengaruhi cara seseorang mengekspresikan dirinya.

Lantas, mengapa warna tertentu bisa tiba-tiba menjadi populer? Dikutip dari laman Halodoc.com, ada beberapa hal yan bisa mempengaruhi kepopuleran suatu warna, diantaranya :

1. Warna Bukan Sekadar Pilihan Estetika

Dalam fashion, warna memiliki kemampuan untuk memberikan kesan tertentu. Warna cerah dapat memberikan kesan energik dan menyenangkan, sementara warna netral cenderung memberikan kesan elegan, tenang, dan mudah dipadukan.

Butter yellow, misalnya, merupakan warna kuning dengan nuansa lembut yang tidak terlalu mencolok. Warna ini memberikan kesan hangat, feminin, segar, sekaligus tetap terlihat elegan. Tidak mengherankan jika butter yellow mudah diterapkan dalam berbagai gaya, mulai dari pakaian kasual hingga busana formal.

Sementara itu, earth tone seperti beige, cokelat, olive, terracotta, dan khaki memberikan kesan natural dan hangat. Warna-warna tersebut juga relatif mudah dipadukan sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.

2. Media Sosial Mempercepat Lahirnya Tren

Salah satu faktor terbesar yang membuat tren warna menyebar dengan cepat adalah media sosial.

Platform seperti Instagram, TikTok, dan Pinterest memungkinkan masyarakat melihat berbagai inspirasi fashion dalam hitungan detik. Ketika influencer, selebritas, fashion creator, atau figur publik mengenakan warna tertentu, pengikut mereka dapat dengan mudah terinspirasi untuk menggunakan warna yang sama.

Algoritma media sosial juga membuat tren semakin cepat menyebar. Satu konten fashion yang menarik dapat ditonton dan dibagikan ribuan hingga jutaan kali. Akibatnya, warna yang sebelumnya jarang terlihat dapat dengan cepat menjadi warna yang populer.

Fenomena ini juga membuat tren fashion saat ini bergerak jauh lebih cepat dibandingkan masa lalu.

3. Pengaruh Selebritas dan Influencer

Selera masyarakat terhadap fashion juga banyak dipengaruhi oleh figur publik. Ketika seorang selebritas mengenakan busana dengan warna tertentu dalam sebuah acara, penampilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Hal serupa terjadi pada influencer. Konten seperti "outfit of the day", rekomendasi warna pakaian, hingga tips mix and match membuat masyarakat tidak hanya mengetahui tren, tetapi juga mendapatkan contoh bagaimana menggunakannya.

Dari sinilah sebuah warna dapat berpindah dari panggung fashion ke kehidupan sehari-hari.

4. Tren Warna Juga Dipengaruhi Suasana Zaman

Menariknya, tren warna tidak selalu muncul tanpa alasan. Pilihan warna masyarakat dapat berkaitan dengan kondisi sosial dan budaya pada suatu periode.

Ketika masyarakat menginginkan sesuatu yang terasa lebih tenang dan natural, warna-warna lembut dan earth tone cenderung lebih mudah diterima. Warna seperti beige, cokelat, olive, dan krem memberikan kesan sederhana, nyaman, serta dekat dengan alam.

Sebaliknya, ketika masyarakat menginginkan sesuatu yang lebih berani dan ekspresif, warna-warna cerah dapat lebih mudah mendapatkan perhatian.

Dengan kata lain, tren warna juga dapat menjadi cerminan suasana dan selera masyarakat pada suatu masa.

Mengapa Warna Pastel dan Earth Tone Mudah Disukai?

Salah satu alasan warna seperti butter yellow dan earth tone mudah menjadi tren adalah karena sifatnya yang relatif fleksibel.

Butter yellow dapat dipadukan dengan putih, krem, cokelat, denim, bahkan warna biru muda. Sementara itu, earth tone seperti beige dan cokelat dapat digunakan sebagai warna utama maupun sebagai warna dasar untuk melengkapi outfit.

Warna-warna tersebut juga cenderung mudah digunakan dalam berbagai kesempatan. Seseorang dapat mengenakan warna butter yellow untuk acara santai maupun semi-formal, tergantung model dan bahan pakaian yang digunakan.

Hal ini membuat warna yang sedang tren tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga praktis untuk digunakan.

4. Industri Fashion Turut Membentuk Tren

Tren warna juga tidak terlepas dari industri fashion. Desainer, rumah mode, produsen pakaian, hingga perusahaan yang bergerak di bidang tekstil memiliki peran dalam memperkenalkan warna tertentu kepada masyarakat.

Warna yang muncul dalam koleksi desainer dapat kemudian diadaptasi oleh merek fashion dengan harga yang lebih terjangkau. Setelah itu, warna tersebut masuk ke toko-toko dan akhirnya digunakan oleh masyarakat luas.

Siklus tersebut membuat sebuah warna dapat bergerak dari industri fashion menuju tren populer di masyarakat.

5. Warna dan Psikologi

Warna juga memiliki hubungan dengan psikologi dan persepsi manusia. Meskipun respons terhadap warna dapat berbeda pada setiap orang dan dipengaruhi oleh budaya maupun pengalaman pribadi, warna tertentu sering diasosiasikan dengan suasana tertentu.

Kuning, misalnya, sering dikaitkan dengan keceriaan dan optimisme. Warna hijau dapat memberikan kesan natural dan menenangkan, sedangkan cokelat dan beige sering memberikan kesan hangat serta stabil.

Karena itu, seseorang tidak selalu memilih pakaian hanya berdasarkan apakah warnanya sedang tren. Bisa jadi, mereka memilih warna tertentu karena merasa warna tersebut sesuai dengan kepribadian atau suasana hati.

Apakah Harus Mengikuti Warna yang Sedang Tren? Jawabannya tentu tidak.

Fashion pada dasarnya merupakan bentuk ekspresi diri. Tren dapat menjadi sumber inspirasi, tetapi bukan sebuah aturan yang harus diikuti.

Jika butter yellow sedang populer tetapi seseorang lebih nyaman menggunakan warna hitam atau navy, tidak ada alasan untuk memaksakan diri mengikuti tren. Begitu pula dengan earth tone. Warna yang sedang populer belum tentu cocok dengan semua orang.

Yang lebih penting adalah mengetahui warna yang sesuai dengan karakter, kebutuhan, dan kenyamanan masing-masing.

Tren juga dapat diikuti secara sederhana. Tidak harus membeli satu set pakaian baru. Menggunakan aksesori seperti tas, sepatu, scarf, atau bahkan nail art dengan warna yang sedang populer sudah cukup untuk memberikan sentuhan tren pada penampilan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....