Perawatan Tepat Agar Kalung Tetap Berkilau
- 17 Nov 2025 07:08 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Kalung adalah salah satu perhiasan yang bersentuhan langsung dengan kulit pemakainya dan sangat mudah terpapar elemen luar, membuatnya rentan terhadap kerusakan, kekusaman, dan perubahan warna. Baik itu emas, perak, atau perhiasan fashion, menjaga kalung agar tetap awet dan berkilau memerlukan rutinitas perawatan yang konsisten dan pemahaman tentang materialnya. Perawatan yang tepat akan memastikan nilai estetika dan investasinya terjaga untuk jangka waktu yang lama.
Berikut Tips Perawatan Kalung
| Baca juga: Cara Memulai Berkebun di Rumah untuk Pemula |
1. Jaga Kebersihan dan Hindari Paparan Kimia
Menjaga keawetan kalung dengan rutinitas membersihkan dan menjauhkannya dari paparan bahan kimia yang keras. Kalung harus dilepas sebelum melakukan aktivitas ditempat yang menggunakan bahan kimia, seperti kolam renang (klorin merusak logam) atau menggunakan produk kecantikan seperti parfum, lotion, dan hairspray, yang dapat meninggalkan residu dan menyebabkan korosi serta hilangnya kilau. Untuk pembersihan harian, gunakan kain lembut atau kain khusus perhiasan untuk mengelap sisa minyak dan keringat. Jika perlu dicuci, perhiasan emas dan perak dapat dicuci lembut dengan air hangat dan sedikit sabun pencuci piring yang netral, lalu keringkan sepenuhnya dengan kain microfiber.
2. Cara Penyimpanan yang Tepat untuk Mencegah Kerusakan
Penyimpanan yang ceroboh adalah penyebab utama kalung putus, tergores, atau melilit. Kalung harus disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Sinar matahari dan suhu ekstrem dapat memudarkan warna, terutama pada batu permata dan perhiasan fashion. Penting untuk menyimpan setiap kalung secara terpisah di dalam kotak perhiasan yang memiliki lapisan kain lembut atau pouch individual. Metode ini mencegah kalung saling bergesekan, yang bisa menyebabkan goresan, dan juga menghindari lilitan rantai yang rumit dan sulit diurai. Khusus perhiasan perak, menyimpannya bersama silica gel atau kain anti-noda (anti-tarnish strips) dapat membantu mengurangi proses oksidasi.
3. Pemeriksaan Berkala dan Penanganan Kerusakan
Untuk memastikan kalung benar-benar awet, lakukan pemeriksaan visual secara berkala. Periksa bagian pengait (clasp) dan sambungan rantai untuk melihat apakah ada bagian yang longgar atau aus. Jika kalung memiliki bandul atau liontin, pastikan pengaturan cakar (prongs) yang menahan batu permata masih kuat dan tidak longgar. Jika anda menemukan kerusakan serius, seperti rantai yang lemah, goresan dalam, atau batu yang kendur, segera bawa ke perajin perhiasan profesional untuk diperbaiki. Perawatan proaktif dan perbaikan dini oleh ahli jauh lebih baik daripada membiarkan kerusakan minor berkembang menjadi kerusakan mayor yang tidak dapat diperbaiki.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....