Dari Jalan-Jalan Sampai Cuan Ala Anak Now

  • 15 Sep 2025 09:17 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Jika kita scroll sosmed timeline hari ini, rasanya seperti rollercoaster. Tren datang dan pergi lebih cepat dari laju motor delivery makanan kita. Satu hari kita heboh dengan satu hal, besoknya sudah lupa karena muncul sesuatu yang baru. Daripada cuma ikut arus tanpa tau ceritanya, yuk kita bahas apa saja tren yang lagi happening di Indonesia.

1. Tren travelling ala backpacker lokal

Setelah sekian lama terkurung dirumah, gairah untuk menjelajah Indonesia kembali membara. Tetapi, tren yang sekarang bukanlah travelling mewah ala selebgram. Melainkan, backpackeran ala anak muda dengan budget yang super ketat. Beberapa media sering memberitakan soal naiknya minat kaula muda untuk naik transportasi umum, menginap di homestay sederhana dan mengekspol destinasi “hidden gem” yang belum terlalu ramai. Ini juga menunjukkan pergeseran mindset. Bukan lagi tentang gaya di foto, tetapi tentang pengalaman autentik.

2. Era Baru Content Creator dan Pedagang Online

Jadi content creator atau pedagang online bukan lagi dianggap sebagai pekerjaan ‘iseng-iseng’. Ini dalah lapangan kerja dan sumber penghasilan yang serius. Lihat saja sosial media seperti tiktok shop dan live shopping instagram. Ibu – ibu rumah tangga sekarang bisa menjadi seller handal, anak muda bisa jadi reviewer produk yang ditunggu – tunggu followernya, dan para artisan lokal bisa menjajakan kerajinan tangannya ke seluruh Indonesia tanpa harus punya toko fisik. Kunci suksesnya? Kretiviras dan konsistensi. Konten yang dibuat harus orisinal dan engage dengan penonton. Ini adalah tren positif yang memacu semangan kewirausahaan dan menunjukkan bahwa peluang itu ada dimana mana. Asal kita jeli

3. Urban farming dan Gaya Hidup Hijau

Ditengah kepadatan kota besar, banyak anak muda dan keluarga yang mulai menanam sendiri makanannya. Mereka memanfaatkan pekarangan rumah yan sempit, balkon apartemen, atau bahkan dinding vertical untuk menanam sayuran, cabai, tomat, hingga tanaman herbal seperti basil dan mint. Tujuannya, selain untuk mendapatkan bahan pangan yang lebih sehat dan segar, ini juga bentuk self-care dan terapi. Aktifitas menyentuh tanah dan merawat tanaman diakui bisa mengurangi stress. Tren urban farming ini juga berkaitan dengan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup berkelanjutan (suistainble living).

4. Bangga Pakai Produk Lokal

Beberapa tahun lalu, mungkin masih ada anggapan bahwa produk branded luar negeri lebih “bergengsi”. Sekarang, anggapan itu sudah berubah. Media seperti Vogue Indonesia kerap menyoroti geliat brand fashion, sneakers, hingga produk tech lokal yang semakin digemari. Anak muda Indonesia sekarang bangga memakai karya anak bangsa. Dari segi kualitas, desain, dan inovasi, produk lokal tidak kalah saing. Brand fashion lokal banyak yang mengusung tema budaya Indonesia dengan interprestasi yang modern dan wearble.

Tren tren diatas adalah cerminan dari masyarakat Indonesia yang adaptif, kreatif dan selalu mencari cara untuk menjalani hidup dengan lebih baik. Dari cara kita berwisata, bekerja, berkebun, berbelanja semuanya terus berevolusi. Jadi, jangan heran kalau besok sudah ada tren baru lagi yang bikin kita bilang “ eh, itu apaan lagi? Keren juga. Yang terpenting kita bisa menyikapinya dengan bijak. Ikuti tren yang positif dan bermanfaat untuk diri sendiri dan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....