Kenalan dengan Komunitas Journaling di Pekanbaru

  • 27 Jul 2025 15:39 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Di era yang serba digital ini, tentu kegiatan yang berhubungan dengan tulis menulis, banyak yang beralih melakukan aktivitas ini dalam bentuk digital. Namun, sensasi untuk menulis dan mencurahkan pikiran secara manual tidak bisa digantikan.

Salah satu aktivitas untuk menuangkan isi pikiran dan kreativitas adalah dengan Journaling. Komunitas "Glue & Guts: Journaling Club" menjadi wadah menyalurkan pikiran. Komuitas ini berawal dari hobi menulis Diary, Tirza Tito dan Adzidza Mauritzka, Founder dari Glue & Guts: Journaling Club.

Nama komunitas ini berasal dari dua kata bahasa Inggris, glue (lem) dan guts (isi), yang mencerminkan aktivitas utama journaling: menempel dan menuangkan isi hati. Menurut Tirza, journaling merupakan cara menuangkan emosi melalui visual, bukan sekadar menulis seperti di buku harian.

“Kita menempel barang-barang kecil yang mengingatkan pada momen tertentu, seperti struk belanja, tiket, atau potongan gambar,” jelasnya dalam Program Obrolan Komunitas Hobi di Programa 1 RRI Pekanbaru, Sabtu (26/7/2025).

Komunitas ini baru terbentuk akhir 2023, namun berhasil menjaring banyak anggota lewat media sosial. Adzidza aktif membagikan konten journaling di TikTok, yang kemudian menarik perhatian warganet untuk ikut bergabung.

"Ketika saya unggah tentang Journaling di Tiktok, selalu saja ada yang tertarik dan tanya bagaimana cara gabung,” tambah Adzidza.

Berangkat dari pengalaman pribadi dan kegelisahan kreatif, Tirza dan Adzidza mulai mengadakan Journal Date, sebuah sesi bersama untuk journaling bareng. Kegiatan ini menjadi ruang aman untuk berkarya tanpa tekanan.

“Awalnya saya suka scrapbooking, tapi lama-lama jadi ingin semua serba estetik dan itu malah melelahkan,” ujar Tirza.

Kini Glue & Guts membuka ruang bagi siapa saja yang ingin menuangkan kisah mereka lewat halaman jurnal. Dari junk journaling hingga travel journaling, semua gaya diterima.

“Apa yang orang anggap sampah, buat kami adalah harta karun,” tutup Adzidza.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....