Street Photography, Fotografi Jalanan Ala Anak Muda

  • 30 Jun 2025 08:51 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Kota-kota di Indonesia punya jutaan cerita yang menunggu untuk diabadikan. Dari pedagang kaki lima yang setia berjualan sampai anak-anak muda yang nongkrong di sudut gang, semua bisa jadi subjek foto yang memukau. Kamu pengen jago street photography tapi bingung mulai dari mana? Tenang, kita bahas step by step

1. HP menjadi Senjata Utama

Menurut riset dari Instagram, 85% foto street photography viral tahun 2023 diambil pakai smartphone, Caranya dengan mengaktifkan mode Pro untuk control manual, gunakan volume button sebagai shutter agar lebih stabil serta jangan lupa untuk mengaktifkan mode burst untuk moment cepat seperti memotret orang melompat.

2. Cari momen, bukan pemandangan

Dikutip dari situs National Geographic Foto yang terbaik itu adalah yang mengandung Cerita, Emosi serta Kejutan Visual. Adapun contoh momen emas seperti pedagang memberikan senyuman ke pembeli, anak kecil berlari – lari ketika hujan, serta dua sejoli berdekat-dekatan di halte bus. Biasanya fotoragfer memakai jurus andalan untuk menangkap momen, seperti teknik siluet, yaitu, memotret objek membelakangi matahari dan juga teknik refleksi, yaitu dengan memanfaatkan genangan air atau kaca.

3. SPOT Menarik di Kota besar

Di Indonesia banyak spot menarik yang estetik untuk dijadikan konten di media sosial, seperti dijakarta, ada stasiun kota tua, kamu bisa memotretnya di pagi hari, kota lain juga seperti bandung, tempatnya di jalan braga, kamu bisa memotret jalan braga di sore hari serta di Surabaya ada jembatan merah, kamu bisa memotret jembatan pada sore hari agar mendapatkan Golden Hour. Serta masih banyak tempat menarik lainnya, dan yang tidak kalah penting untuk kamu perhatikan adalah untuk datang ke lokasi tersebut pada hari kerja, agar menghindari keramaian.

4. Jangan Sampai Melupakan Etika Street Photography

Para fotografer jalanan Indonesia menekankan beberapa kode etik yang harus diperhatikan seperti menjaga jarak yang nyaman, meminta izin jika memotret wajah secara close-up serta menghormati jika ada yang menolak untuk difoto.

Street photography itu seperti berburu, butuh kesabaran dan kepekaan seperti keluar lebih sering, karena moment terbaik datang tak terduga, mengambil lebih banyak angle, serta edit dengan minimalis untuk menyesuaikan mood foto tanpa berlebihan.

Kurator fotografi, Oscar Motuloh pernah berkata "Kota adalah buku yang tak pernah habis dibaca. Fotografi membantumu mencatat halaman-halaman terbaiknya."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....