Silvia Wahyuningtyas Hadirkan Mini Album “Philia”, Rekam Kisah Persahabatan di Masa
- 30 Agt 2026 00:10 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Penyanyi muda Silvia Wahyuningtyas memperkenalkan mini album perdananya bertajuk Philia. Karya tersebut mengangkat tema persahabatan dan perjalanan emosional yang terjalin selama masa perkuliahan.
Hal itu disampaikan Silvia Wahyuningtyas bersama Peter Yohansen saat menjadi narasumber dalam Program Music Live Chat Pro 2 Pekanbaru, Sabtu 29 Agustus 2026. Nama Philia diambil dari bahasa Yunani yang merujuk pada kasih sayang dan ikatan persahabatan. Melalui mini album ini, Silvia ingin menghadirkan ruang untuk merekam cerita tentang orang-orang yang hadir, tumbuh, dan berbagi perjalanan dalam salah satu fase kehidupan yang dipenuhi pertemuan, pengalaman, serta kenangan.
Mini album Philia terdiri dari tiga lagu, yakni “Tujuan”, “Berharga”, dan “Tak Lekang”. Ketiga lagu tersebut merupakan karya yang ditulis oleh Peter Yohansen, yang merupakan kakak tingkat Silvia dan telah menyelesaikan masa studinya pada tahun ini.
| Baca juga: Lirik lagu TREASURE - “IF I” |
Bagi Silvia dan Peter, Philia juga menjadi proyek kreatif ketiga yang mempertemukan keduanya. Sebelumnya, mereka telah berkolaborasi melalui karya “Pendekar Lestari” pada 2024 dan “Tentang Mengerti” pada 2025.
Jika dua karya sebelumnya menjadi bagian dari proses eksplorasi kreatif keduanya, Philia hadir dengan cerita yang lebih personal. Mini album tersebut terinspirasi dari pengalaman Peter selama menjalani kehidupan perkuliahan hingga akhirnya menyelesaikan masa studinya.
Melalui tiga lagu yang terdapat dalam mini album tersebut, Peter menuangkan berbagai pengalaman, perasaan, dan kenangan yang ia rasakan selama berada di lingkungan perkuliahan.
Lagu “Tujuan” menggambarkan perjalanan untuk mencapai sebuah tujuan bersama. Sementara “Berharga” mengangkat tentang proses menyadari arti dan keberadaan seseorang dalam kehidupan.
Adapun “Tak Lekang” berbicara mengenai kenangan dan ikatan persahabatan yang diharapkan tetap bertahan, meskipun waktu dan keadaan terus mengalami perubahan.
Ketiga lagu tersebut pada akhirnya menjadi rangkaian cerita yang saling melengkapi. Philia tidak hanya menjadi sebuah mini album, tetapi juga menjadi dokumentasi perjalanan emosional tentang persahabatan, kebersamaan, dan fase kehidupan yang pernah dilalui.
Melalui karya ini, Silvia Wahyuningtyas dan Peter Yohansen berharap cerita yang mereka tuangkan dalam Philia dapat memiliki kedekatan dengan pendengar, khususnya mereka yang pernah merasakan indahnya persahabatan dan berbagai dinamika selama masa perkuliahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....