Bukan Lagi Kartun, YouTube Menjadi Teman Hiburan Generasi Alpha

  • 24 Agt 2026 18:01 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Generasi Alpha tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang banyak menghabiskan waktu menonton acara televisi, anak-anak masa kini memiliki lebih banyak pilihan hiburan melalui internet.

Salah satu platform yang paling populer adalah YouTube. Perubahan ini membuat kebiasaan menonton anak perlahan bergeser dari televisi menuju platform video digital.

Dahulu, menonton kartun identik dengan duduk di depan televisi pada waktu tertentu. Anak-anak harus menunggu acara favorit mereka sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Namun, kebiasaan tersebut semakin berubah karena YouTube memungkinkan anak memilih sendiri video yang ingin ditonton kapan saja. Mereka tidak perlu menunggu jadwal acara kartun karena berbagai jenis konten tersedia hanya dengan beberapa sentuhan.

Perubahan tersebut juga terlihat dalam penelitian mengenai kebiasaan media anak. Laporan Common Sense Media tahun 2025 menunjukkan penggunaan televisi tradisional di kalangan anak usia 0–8 tahun mengalami penurunan, sementara video online dan video pendek seperti YouTube Shorts semakin populer. Penelitian tersebut menemukan 36% anak usia 0–8 tahun menonton YouTube setiap hari pada 2024, meningkat dari 24% pada 2017.

Salah satu alasan YouTube menarik bagi Generasi Alpha adalah banyaknya pilihan konten. Mereka tidak hanya dapat menemukan kartun, tetapi juga video musik, permainan, vlog, video edukasi, tutorial, hingga video tentang hobi tertentu.

Bahkan, penelitian Common Sense Media menemukan bahwa sekitar 65% anak yang menonton video online mengakses video pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa YouTube tidak hanya digunakan sebagai sumber hiburan, tetapi juga sebagai salah satu media untuk belajar.

Kemudahan memilih konten membuat pengalaman menonton menjadi lebih personal. Seorang anak yang menyukai permainan dapat mencari video tentang permainan tersebut, sedangkan anak lain dapat memilih video menggambar, memasak, menyanyi, atau membuat kerajinan.

Sistem rekomendasi juga dapat membuat anak menemukan video baru berdasarkan tontonan sebelumnya. Inilah salah satu perbedaan utama antara televisi dan YouTube: anak memiliki kontrol yang jauh lebih besar terhadap apa yang ingin mereka tonton.

Meski begitu, pergeseran dari kartun ke YouTube bukan berarti kartun benar-benar hilang dari kehidupan anak-anak. Kartun masih menjadi salah satu jenis konten yang ditonton melalui platform video. Data Ofcom terbaru menunjukkan bahwa platform berbagi video menjadi bagian penting dari konsumsi video anak, dan anak-anak masih menonton berbagai konten seperti video lucu, kartun, musik, serta konten edukasi di platform tersebut.

Di sisi lain, kebebasan memilih konten juga menghadirkan tantangan bagi orang tua. Tidak semua video di internet sesuai untuk anak. YouTube Kids memang menyediakan pengaturan dan konten yang ditujukan bagi anak-anak, tetapi pengawasan tetap penting karena kualitas dan kesesuaian konten dapat berbeda-beda, Common Sense Media juga menekankan pentingnya pendampingan orang tua ketika anak menggunakan platform digital.

Karena itu, perubahan kebiasaan menonton Generasi Alpha sebaiknya tidak hanya dilihat sebagai hilangnya budaya menonton kartun. Fenomena ini merupakan bagian dari perubahan cara anak berinteraksi dengan media. Jika generasi sebelumnya menunggu acara favorit mereka muncul di televisi, Generasi Alpha dapat mencari hiburan yang mereka inginkan secara langsung melalui internet.

Pada akhirnya, YouTube telah menjadi salah satu teman hiburan penting bagi Generasi Alpha. Kartun mungkin tidak lagi selalu menjadi pilihan utama seperti pada masa lalu, tetapi bukan berarti anak-anak kehilangan minat terhadap animasi. Mereka hanya menemukan cara baru untuk menikmatinya. Tantangan bagi orang tua bukan sekadar membatasi penggunaan YouTube, melainkan membantu anak memilih konten yang sesuai, mengatur waktu layar, dan menggunakan teknologi secara sehat serta bijak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....