Rilis 'Teh Hijau', TULUS Rayakan Kehampaan lewat Musik Riang
- 01 Jul 2026 13:25 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru = Penyanyi sekaligus penulis lagu kenamaan Indonesia, TULUS, kembali menyapa para pendengarnya melalui karya teranyar. Solois yang dikenal luas lewat kemampuannya merajut lirik yang dekat dengan keseharian ini resmi meluncurkan lagu baru berjudul “Teh Hijau”.
Karya segar ini sudah bisa dinikmati oleh seluruh pencinta musik tanah air di berbagai toko musik digital sejak tanggal 30 Juni 2026. Dalam rilisan terbaru ini, TULUS menyuguhkan sesuatu yang unik berupa kombinasi kontras antara tatanan musik yang terdengar riang dengan untaian lirik yang justru merayakan sebuah kehampaan.
TULUS mengungkapkan bahwa lagu ini merekam sebuah fase emosional yang personal mengenai rasa hampa yang dialami seseorang. Melalui lagu ini, ia ingin menyampaikan pesan bahwa rasa hampa tersebut tidak perlu didesak untuk segera hilang, melainkan diterima dengan lapang dada sebagai bagian dari proses perjalanan hidup.
Bila ditelisik dari bait liriknya, "Teh Hijau" mengisahkan tentang siklus kehidupan di mana seseorang sedang berada di titik tidak bisa jatuh cinta atau membuka hati untuk siapa pun dan apa pun. Di tengah ragam saran brilian yang datang seperti pergi ke alam terbuka hingga membaca buku baru tokoh dalam lagu ini memilih fokus pada hal-hal kecil yang berada di dalam kendalinya, seperti secangkir teh hijau di tangan. Lagu ini pun ditutup dengan optimisme bahwa esok hari akan berjalan dengan lebih elok.
Proses kreatif di balik layar lagu ini melibatkan jajaran nama besar di industri musik. Duduk sebagai produser eksekutif adalah Riri Muktamar bersama TulusCompany. Sementara itu, posisi produser sekaligus pengatur aransemen musik diamanatkan kepada Yoseph Sitompul, dengan TULUS sendiri bertindak sebagai co-producer. Lagu ini juga diperkaya oleh dentuman drum akustik dari Adisty Zulkarnaen, bas elektrik oleh Rudy Zulkarnaen, gitar elektrik dari Topan Abimanyu, serta tiupan trompet dan trombon dari Maha Ami Purba dan Yowie Henry.
Penggarapan teknis audio rekaman ini dilakukan di beberapa tempat, termasuk Yoseph Sitompul Music Mobile Studio di Tangerang Selatan, ArtSound Studio Jakarta, serta Yoseph Sitompul Music di Bogor. Proses pemolesan akhir kemudian diserahkan kepada Stevano di Studio Sembunyi Jakarta untuk tahap mixing, sebelum akhirnya dikirim ke London, Inggris, untuk melalui proses mastering oleh Stuart Hawkes di Metropolis Mastering. Kini, "Teh Hijau" telah sepenuhnya siap menjadi teman bersantai yang menenangkan bagi para pendengarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....