Batik Seugati Pelalawan Riau Tampil di Manila Fashion Week 2026

  • 13 Jun 2026 20:23 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Filipina - Karya desainer Riau, Irna Juita, sukses membawa kekayaan budaya Melayu Riau ke panggung internasional melalui ajang bergengsi Manila International Fashion Week (MIFW) 2026 yang berlangsung di Hotel Okada Manila, Filipina, Kamis malam 11 Juni 2026.

Dalam perhelatan fesyen internasional tersebut, Irna Juita berkolaborasi dengan Batik Cahayo Laut dari Desa Seugati, Kabupaten Pelalawan, Riau, dengan menghadirkan koleksi busana pesta yang mengangkat keindahan motif flora khas daerah tersebut. Koleksi ini menjadi representasi budaya lokal yang dikemas dalam sentuhan modern dan elegan untuk menjangkau pasar global.

Irna Juita mengatakan, keikutsertaannya dalam MIFW 2026 tidak hanya bertujuan menampilkan karya fesyen, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya Riau melalui wastra daerah yang memiliki nilai seni dan filosofi tinggi.

"Saya ingin menunjukkan bahwa batik dari daerah, khususnya Batik Cahayo Laut Desa Seugati, memiliki kualitas dan karakter yang mampu bersaing di panggung internasional. Melalui koleksi ini, saya berupaya mengangkat keindahan motif flora khas Pelalawan agar semakin dikenal dunia," ujar Irna Juita.

Menurutnya, kolaborasi dengan perajin Batik Cahayo Laut menjadi bagian dari upaya mendukung pelestarian budaya sekaligus memperluas peluang pasar bagi produk kreatif lokal.

"Setiap motif yang kami tampilkan memiliki cerita tentang kekayaan alam dan budaya Riau. Saya berharap kehadiran kami di Manila dapat membuka peluang kerja sama baru serta meningkatkan apresiasi terhadap karya para perajin batik daerah," katanya.

Penampilan koleksi tersebut mendapat perhatian para tamu undangan dan pelaku industri fesyen yang hadir dalam ajang tersebut. Motif flora yang menjadi ciri khas Batik Cahayo Laut tampil dominan dalam setiap rancangan, sekaligus memperkenalkan potensi kriya dan budaya Pelalawan kepada publik internasional.

Sejumlah model dari Indonesia dan Filipina turut membawakan koleksi tersebut di atas panggung. Dari Indonesia, terdapat Marsha Anastasya Israq asal Kalimantan Barat dan Zharifah Khansa Alfiyah Prasetyo dari Pekanbaru, Riau. Sementara dari Filipina, koleksi diperagakan oleh Kit Alba, Chaterine Muguerza, Rain, Mariah, Bella Prado, Gee Lay, Christine Muoc, Georden Grace Herrera, serta Wynelle Kate C. Mequila.

Manila International Fashion Week 2026 menghadirkan sekitar 20 desainer dari berbagai negara, di antaranya Filipina, Mindanao, Rusia, Amerika Serikat, dan Indonesia. Acara tersebut diprakarsai oleh Bench M. Bello selaku pemilik dan penyelenggara kegiatan.

Keikutsertaan Irna Juita bersama Batik Cahayo Laut menjadi langkah strategis dalam memperluas promosi batik dan produk ekonomi kreatif Riau di tingkat internasional. Selain memperkenalkan keindahan motif khas Desa Seugati, partisipasi ini juga membuka peluang kolaborasi, investasi, dan pengembangan pasar bagi pelaku industri fesyen daerah.

"Ini bukan hanya tentang fesyen, tetapi juga tentang membawa nama Riau dan Indonesia ke panggung dunia melalui karya yang berakar pada budaya lokal," tutur Irna Juita.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....