Irna Juita Raih Cultural Excellence Award, Angkat Batik Riau ke Dunia

  • 12 Jun 2026 15:36 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Filipina - Desainer busana asal Pekanbaru, Irna Juita, kembali mengharumkan nama Riau dan Indonesia di panggung internasional. Perancang busana yang dikenal konsisten mengangkat batik Riau dalam setiap karyanya itu terpilih menerima Cultural Excellence in Fashion Design Award, sebuah penghargaan yang diberikan atas dedikasinya dalam memadukan kreativitas fesyen dengan pelestarian budaya, Pada ajang Manila International Fashion Week (MIFW) Season 7 yang berlangsung di Hotel Okada Manila, Filipina, 11 Juni 2026.

Penghargaan tersebut menambah daftar prestasi yang telah diraih Irna Juita selama berkiprah di dunia mode. Sebelumnya, ia juga dinobatkan sebagai Desainer Terbaik 2025 dalam ajang fesyen internasional di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk budaya Melayu Riau yang selama ini menjadi inspirasi utama dalam setiap karya yang saya tampilkan. Saya ingin dunia semakin mengenal kekayaan batik dan budaya yang kita miliki," ujar Irna Juita.

Selama bertahun-tahun, Irna Juita aktif memperkenalkan wastra Riau melalui berbagai peragaan busana internasional. Karyanya telah tampil di sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Vietnam, Hong Kong, Taiwan, Filipina, dan Thailand. Di dalam negeri, koleksinya juga telah menghiasi berbagai panggung mode di Jakarta, Medan, dan sejumlah kota lainnya.

Keunikan rancangan Irna Juita terletak pada kemampuannya mengolah batik Riau menjadi busana yang modern tanpa meninggalkan identitas budaya yang melekat. Sentuhan motif Melayu dipadukan dengan tren fesyen kontemporer sehingga mampu diterima oleh pasar nasional maupun internasional.

"Setiap desain yang saya buat selalu membawa cerita tentang Riau. Saya percaya budaya daerah tidak hanya harus dilestarikan, tetapi juga dapat menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang mampu bersaing secara global," katanya.

Selain berkarya sebagai desainer, Irna Juita juga dikenal sebagai Koordinator Puan Aspekraf, yang menjadi wadah bagi para desainer dan model untuk mengembangkan potensi serta memperluas jejaring di industri fesyen.

Perjalanan Irna Juita di dunia mode berawal dari kecintaannya terhadap desain busana sejak kecil. Ketertarikan tersebut membawanya menempuh pendidikan di Program Studi Desain Fesyen Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Bekal pendidikan dan pengalaman itulah yang kemudian mengantarkannya tampil di berbagai panggung mode internasional.

Lahir di Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dari pasangan Muhammad Nurdin dan Nafisah, Irna Juita membuktikan bahwa ketekunan dan kecintaan terhadap budaya mampu membuka jalan menuju prestasi dunia. Di tengah aktivitasnya sebagai desainer, ia juga mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Tahun ini menjadi momen istimewa bagi Irna Juita. Selain menerima Cultural Excellence in Fashion Design Award, ia juga kembali dipercaya mengikuti Manila International Fashion Week untuk kedua kalinya. Kesempatan tersebut dimanfaatkannya untuk terus memperkenalkan kekayaan budaya Melayu dan batik Riau kepada masyarakat internasional.

"Selama masih diberi kesempatan berkarya, saya akan terus membawa nama Riau ke berbagai panggung dunia. Harapan saya, semakin banyak generasi muda yang bangga menggunakan dan mengembangkan produk budaya daerahnya sendiri," tuturnya.

Prestasi yang diraih Irna Juita menjadi bukti bahwa budaya lokal memiliki daya saing yang kuat di tingkat global. Melalui karya dan dedikasinya, ia tidak hanya membangun karier sebagai desainer, tetapi juga menjadi duta budaya yang memperkenalkan identitas Melayu Riau kepada dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....