Buka Babak Baru tanpa Kompromi, Dikta Wicaksono Resmi Rilis EP 'Unapologetic'
- 27 Mei 2026 00:12 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Setelah sempat "menghilang" dari rilisan besar dan hanya meluncurkan satu single sepanjang tahun lalu, musisi Dikta Wicaksono akhirnya resmi menandai kembalinya ke industri musik. Ia meluncurkan mini album atau Extended Play (EP) terbaru bertajuk “Unapologetic”.
Proyek musik yang terasa jauh lebih personal dan berani ini telah resmi mengudara di seluruh platform musik digital sejak hari Jumat, 15 Mei 2026. Bukan sekadar sebuah judul, kata “Unapologetic” dipilih karena menjadi representasi penuh dari kondisi psikologis dan prinsip Dikta saat mengerjakan karya ini. Ia menegaskan seluruh proses kreatifnya dilakukan secara sadar, penuh keyakinan, dan tanpa penyesalan sedikit pun terhadap arah musik yang ia pilih.
“Gua happy dengan EP yang baru ini. Gua bener-bener ngasih 100% yang ada di gua untuk EP ini,” ungkap Dikta penuh percaya diri dalam siaran pers tertulisnya.
EP "Unapologetic" ini merangkum enam buah lagu yang memperlihatkan sisi musikalitas Dikta yang belum pernah benar-benar ditampilkan sebelumnya ke publik. Keenam lagu tersebut masing-masing berjudul "Stop Bilang Iya", "Aku Kamu Kita", "Kita Cari Cara", "Papa Tenang Saja", "Hujan", serta "Godaan Godaan". Beberapa lagu di dalamnya sengaja dijadikan ruang bagi Dikta untuk mengeksplorasi warna musik baru yang selama ini terpendam, sehingga menghasilkan pendekatan lirik dan emosi yang jauh berbeda dari karya-karya terdahulu.
Dari daftar lagu tersebut, Dikta memilih lagu bertajuk ‘Stop Bilang Iya’ sebagai fokus trek (focus track) utama. Lagu ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan dinamika sosial masyarakat urban, yaitu tentang fenomena seseorang yang terjebak menjadi people pleaser. Melalui lagu ini, Dikta mencoba menyuarakan pentingnya memiliki batasan diri dan keberanian untuk menolak hal-hal yang tidak sejalan dengan kata hati.
Di balik rampungnya mini album ini, proses produksi ternyata menyimpan cerita penuh tekanan yang memakan waktu pengerjaan sekitar dua bulan. Dikta mengaku sempat salah memperhitungkan jadwal produksi karena terpotong oleh masa libur Lebaran.
Alhasil, seluruh tim harus mengejar tenggat waktu (deadline) yang sangat ketat hingga kurang tidur demi menyelesaikan segalanya tepat waktu. Namun bagi Dikta, momen melelahkan tersebut justru menjadi salah satu proses kreatif paling seru dan berkesan yang pernah ia jalani.
Perilisan EP ini sekaligus menjadi titik balik yang penting bagi Dikta setelah mengambil jeda panjang untuk merefleksikan diri serta mempertanyakan arah musik yang jujur bagi dirinya. Ke depannya, ia berkomitmen untuk kembali aktif meluncurkan lagu-lagu baru secara berkala, yang tidak menutup kemungkinan akan bermuara pada sebuah album penuh. Lewat "Unapologetic", Dikta membuktikan transformasinya sebagai seorang musisi yang tampil lebih berani, autentik, dan tanpa kompromi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....