Stevan Pasaribu Rilis Single Tentang Potret Kesepian dan Harapan Pekerja

  • 26 Mei 2026 04:40 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Solois berbakat tanah air, Stevan Pasaribu, kembali mewarnai industri musik Indonesia dengan meluncurkan karya terbaru bertajuk "Lama Tak Bermalam Minggu". Single yang diproduksi di bawah naungan label Musica Studios ini resmi mengudara di seluruh platform musik digital mulai Rabu, 6 Mei 2026. Lewat lagu ini, Stevan mencoba menyuarakan realitas emosional yang lekat dengan kehidupan kaum urban masa kini.

Lagu "Lama Tak Bermalam Minggu" secara khusus menangkap potret kehidupan nyata masyarakat dewasa yang kerap terjebak dalam lingkaran rutinitas pekerjaan. Stevan mengisahkan bagaimana seseorang yang harus berangkat pagi dan pulang larut malam, hanya untuk kembali ke rumah dalam keadaan sunyi tanpa ada sosok yang menanti. Di balik padatnya kesibukan kerja tersebut, diam-diam tersimpan rasa sepi sekaligus harapan sederhana akan indahnya memiliki seseorang yang menyambut hangat di ujung hari.

Proses penggarapan aspek musikal lagu ini terbilang sangat spesial karena Stevan Pasaribu berkolaborasi langsung dengan Kennel Music, sebuah tim produksi musik yang berbasis di Stockholm, Swedia. Sentuhan musisi internasional ini berhasil melahirkan warna musik yang segar, yang dipadukan secara apik dengan potongan lirik berbahasa Inggris untuk memperkuat kedalaman rasa dari lagunya. Nama-nama seperti Harry Sommerdahl, Josefin Glenmark, Hugo Andersson, hingga rapper lokal Basboi turut terlibat dalam penulisan lagu dan lirik ini.

Bersamaan dengan audionya, video musik "Lama Tak Bermalam Minggu" juga telah resmi dirilis dengan konsep cerita yang sinematik. Disutradarai oleh Bagoes Tresna Adji, video klip ini menggambarkan keseharian seorang pria kesepian yang secara tidak terduga bertemu dengan seorang wanita yang diperankan oleh Cindy Sebastiani. Pertemuan sederhana itu perlahan mengubah suasana hidupnya, menghadirkan kehangatan, serta membangkitkan kembali keinginan untuk merasakan indahnya malam minggu.

Melalui karya terbarunya ini, Stevan Pasaribu ingin menyampaikan sebuah pesan moral yang mendalam bagi para pendengarnya yang mungkin sedang mengalami fase serupa. Ia mengingatkan bahwa kesendirian bukanlah sebuah akhir, dan tidak ada yang salah dengan belum memiliki pasangan karena setiap orang berjalan di atas linimasa waktunya masing-masing. Stevan meyakini bahwa masa-masa sendiri ini merupakan ruang yang diberikan waktu agar segala hal baik hadir di saat yang paling tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....