The Changcuters Wujudkan “Hijrah” yang Tertunda 20 Tahun
- 12 Feb 2026 23:02 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pasti kamu sudah tidak asing dengan salah satu lagu dari The Changcuters yang berjudul “Hijrah Ke London”. Lagu dengan lirik nya ikonik ini dan tentunya sangat disukai banyak orang pada saat rilis bahkan hingga saat ini. Ternyata Ada mimpi yang tersimpan lewat lirik lagu yang sering mereka bawakan ini.
Dan mimpi itu tetap tinggal tersimpan rapi, dirawat pelan-pelan, dan menunggu waktunya tiba. Itulah yang kini sedang dirasakan oleh The Changcuters.
Lewat unggahan Instagram resminya pada Selasa, 10 Februari 2026 , band rock and roll asal Bandung ini membagikan kabar yang terasa seperti penutup lingkaran cerita panjang. Mereka menulis “Tidak semua mimpi langsung menemukan jalannya. Sebagian hanya bertahan, disimpan, lalu diuji oleh waktu.”
Kalimat itu bukan sekadar pembuka pengumuman tur biasa. Itu adalah refleksi dari perjalanan dua dekade sejak lagu “Hijrah Ke London” pertama kali lahir. Lagu yang awalnya hanya dibuat dari khayalan, bahkan diakui sebagai keisengan panggung, justru menjadi identitas yang melekat kuat bagi para penggemar.
Mereka juga mengingat momen khas saat konser berlangsung, ketika jargon “Captain Qibil…” dilontarkan dari panggung dan para penonton sudah tahu harus menjawab apa. Sebuah interaksi sederhana yang selama bertahun-tahun hanya hidup di dalam venue, di antara sorak dan tawa.
Kini, semuanya berubah. “Kini, lagu itu tidak lagi berhenti di lirik. Ia menjelma jadi langkah. Menjadi rute. Menjadi sebuah perjalanan yang akhirnya kami jalani.”
The Changcuters resmi mengumumkan tur mereka ke Inggris pada 12–23 April 2026 nanti dengan tajuk: The Changcuters Berangkat ke UK yang akan berlangsung di Newcastle, Edinburgh, London. Kata “berangkat” yang selama ini diteriakkan bersama di konser, kini bukan lagi sekadar jargon panggung. Ia menjadi kenyataan. Sebuah jawaban atas teriakan yang selalu menggema dari para penonton setia mereka.
Dalam caption tersebut, mereka bahkan mengajak para penggemar untuk “absen” terutama yang sering ikut berteriak “Berangkat!” saat manggung. Tur ini disebut sebagai jawaban atas seruan itu.
Dari khayalan menjadi kenyataan. Dari lirik menjadi rute perjalanan. Dari Bandung menuju London. Dan kali ini, mereka benar-benar berangkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....