Lirik Lagu “Seventeen” JKT48
- 06 Feb 2026 14:56 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - JKT48 merilis lagu berjudul “Seventeen” pada 27 Oktober 2023 yang masuk ke dalam album Mahagita Vol 2. Lagu ini menceritakan sesorang perantau yang Kembali ke kampung halaman dan melihat banyak hal berubah salah satunya cinta pertamanya.
Dia mulai menyadari bahwa cinta pertamanya sudah menikah dan memiliki kehidupan yang baik, sehingga merasa terlambat mengungkapkan perasaan. Lagu ini juga menjadi setlist di special HUT ke-10 JKT48 pada 6 Agustus 2022. Berikut adalah lirik lagu “Seventeen” JKT48.
[Verse 1]
Di tempat ku lahir dan dibesarkan
Di kota yang dekat laut ini
Setelah sekian lama, aku pulang
Sudah ada shopping mall berdiri
[Pre-Chorus]
Waktu itu selalu seperti tongkat sihir
Walaupun telah mengubah pemandangan
Suara ombak dan aroma gelombang
Masih sama seperti dulu
Seventeen
[Chorus]
Sekarang juga, kamu yang teristimewa
Ada di pojok kanan buku tahunan kita
Sungguh, memang kamu yang teristimewa
Berapa kali kubuka untuk memastikannya
[Verse 2]
Rumahmu yang dulu toko minuman
Sekarang menjadi minimarket
Saat kuintip ke balik jendela
Kamu berdiri di kasir counter
[Pre-Chorus]
Cita-citamu menjadi seorang hair stylist
Waktu itu kamu pernah bercerita
Walau tak seperti yang kamu bayangkan
Kamu terlihat bahagia
Aku jadi lega
[Chorus]
Kudengar kalau kamu sudah menikah
Aku terlambat bilang suka kepadamu
Kudengar kamu pun sekarang punya anak
Tak sanggup memanggilmu, farewell masa mudaku
[Chorus]
Sekarang juga, kamu yang teristimewa
Ada di pojok kanan buku tahunan kita
Sungguh, memang kamu yang teristimewa
Berapa kali kubuka untuk memastikannya
Sekarang juga, kamu yang teristimewa
Berkilau dengan terang di dalam kenangan
Sungguh, memang kamu yang teristimewa
Seperti ini selamanya cintaku yang pertama
[Chorus]
Kudengar kalau kamu sudah menikah
Aku terlambat bilang suka kepadamu
Kudengar kamu pun sekarang punya anak
Tak sanggup memanggilmu, farewell masa mudaku
[Chorus]
Sekarang juga, kamu yang teristimewa
Ada di pojok kanan buku tahunan kita
Sungguh, memang kamu yang teristimewa
Berapa kali kubuka untuk memastikannya
Sekarang juga, kamu yang teristimewa
Berkilau dengan terang di dalam kenangan
Sungguh, memang kamu yang teristimewa
Seperti ini selamanya cintaku yang pertama
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....