Lirik Lagu “Sesi Potret” eńau feat. Ari Lesmana

  • 04 Feb 2026 23:19 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Musisi indie eńau berkolaborasi dengan Ari Lesmana dalam single berjudul “Sesi Potret” yang dirilis pada 30 Januari 2026. Lagu ini menjadi pertemuan musikal pertama keduanya sebagai kakak beradik, yang sama-sama dikenal sebagai musisi asal Pekanbaru.

“Sesi Potret” mengangkat tema duka, kerinduan, dan refleksi atas kehilangan orang tercinta. Liriknya dibalut dengan aransemen sederhana namun emosional, membuat pendengar diajak masuk ke ruang perasaan yang sunyi dan personal. Berikut lirik lagu “Sesi Potret” – eńau feat. Ari Lesmana:

Lirik Lagu “Sesi Potret” – eńau feat. Ari Lesmana

Tahun lalu berjuta alasanku

Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan

Kali ini sudah lumayan

Berkat doamu diijabah Sang Maha Kaya

Dan tahun ini, kubisa pulang

Oleh-oleh sudah di tangan

Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku

Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang...

 

[Reff]

 

Ku bertamu ke rumah barumu

Tak ada kamu

Hanya papan dan namamu

Mana ocehan, wewangian khasmu

Jarak ini terlalu jauh

Kalau rindu aku tak mampu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu

Sesi potret yang selalu kubenci

Aneh rasanya kau tak di sini

Susunan barisannya tak sama lagi

Ooh... Satu... dua... tiga...

Ini nyata, kau telah pergi...

 

[Reff]

 

Ku bertamu ke rumah barumu

Tak ada kamu

Hanya papan dan namamu

Mana ocehan, wewangian khasmu

Jarak ini terlalu jauh

Kalau rindu aku tak mampu

Sesal hatiku tak sempat temani kamu

Harusnya kubisikkan kata ajaib ke telingamu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Masih sangat amatir

Gengsi menyelimutiku

Manusia ini kehilanganmu

Kehilanganmu...

Lagu “Sesi Potret” menggambarkan perasaan seseorang yang harus menghadapi kenyataan pahit saat pulang ke rumah, namun mendapati orang yang dirindukan telah tiada. Kata “rumah barumu” menjadi simbol perpisahan abadi, sementara sesi foto keluarga yang biasanya penuh kebahagiaan justru berubah menjadi momen paling menyakitkan.

Melalui liriknya, lagu ini juga menyoroti penyesalan, rasa bersalah, dan ketidakmampuan menerima kehilangan secara utuh. Kalimat “soal ikhlas ternyata aku masih amatir” menegaskan bahwa menerima kepergian orang terkasih bukanlah proses yang sederhana. “Sesi Potret” menjadi refleksi tentang waktu yang tertunda, rindu yang tak tersampaikan, dan keikhlasan yang masih belajar tumbuh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....