Tilly Birds Rilis Album Berbahasa Inggris Pertama

  • 31 Jan 2026 12:35 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Band rock alternatif asal Thailan, Tilly Birds, resmi merilis album berbahasa Inggris pertama mereka bertajuk I’ll Remember To Forget You. Album ini menandai babak baru perjalanan musik Tilly Birds setelah melalui proses panjang penyempurnaan karya secara tertutup.

Diciptakan untuk menjangkau pendengar internasional yang lebih luas, I’ll Remember To Forget You tetap mempertahankan identitas musikal khas Tilly Birds, namun dengan pendekatan bahasa dan aransemen yang lebih mudah diakses secara global. Album ini berisi 13 lagu yang mengangkat kontradiksi emosional antara keinginan untuk melupakan dan ketidakmampuan untuk benar-benar melepaskan kenangan.

Melalui tema kenangan, hubungan yang retak, hingga proses perlahan dalam belajar merelakan, album ini mencerminkan aspirasi awal Tilly Birds ketika mereka pertama kali mulai menulis lagu dalam bahasa Inggris. Pendengar akan merasakan perkembangan signifikan dari sisi suara, aransemen, hingga penceritaan, dengan kepekaan yang lebih luas tanpa kehilangan kedalaman emosi yang menjadi ciri khas band tersebut.

Meski mengusung perspektif yang lebih global, esensi musik Tilly Birds tetap terjaga melalui melodi yang mudah diingat, peningkatan emosi yang dibangun secara bertahap, serta detail musikal yang dirancang dengan cermat pada setiap lagu.

Menjelang perilisan album, Tilly Birds telah memperkenalkan proyek ini melalui sejumlah single, di antaranya “White Pills”, “Retro-39”, “Never A Waste of Time”, “Heaven (feat. Ben&Ben)”, dan “Call It A Day”. Rangkaian single tersebut membuka gambaran bahwa album ini hadir dengan eksplorasi suara dan emosi yang lebih terbuka, sekaligus siap beresonansi dengan pendengar lintas negara.

Sebagai penutup rangkaian perilisan, Tilly Birds menghadirkan “Shouting Eyes” sebagai fokus single terakhir. Lagu ini dibangun dengan nuansa alternatif yang berani namun tetap kontemporer, mengeksplorasi dinamika kekuasaan emosional yang tak terucapkan ketika kata-kata berusaha menutupi kebenaran, namun sorot mata justru mengungkapkan segalanya.

Video musik “Shouting Eyes” disutradarai oleh Jean Khamkwan, yang menghadirkan konflik emosional melalui penceritaan sinematik berlapis. Visualnya menggambarkan ketegangan perasaan yang tersembunyi, menerjemahkan perubahan psikologis secara halus ke dalam citra yang kuat dan memikat.

Selain single tersebut, album ini juga memuat tujuh lagu lainnya, yakni “Dearest Tears”, “Our Happy Place”, “If You Say So (feat. James Alyn)”, “Dirty Knees”, “Before The Sun Can Shine”, “Let Me Down In The Morning”, serta lagu utama “I’ll Remember To Forget You”. Setiap lagu menghadirkan warna emosi yang berbeda dan secara bertahap melengkapi perjalanan album dari rasa rindu menuju kebebasan.

Lebih dari sekadar album berbahasa Inggris pertama, I’ll Remember To Forget You menjadi ruang terbuka yang diciptakan Tilly Birds untuk menghubungkan pendengar dari berbagai latar melalui emosi, kenangan, dan refleksi yang universal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....