Kafilah Kampar Andalkan Alwi Rahman di Final
- 03 Jul 2026 00:09 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Kuantan Singingi - Malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi akan diwarnai lantunan ayat suci yang sarat pesan tentang keikhlasan, pengorbanan, dan keteguhan iman. Qari Kabupaten Kampar, Alwi Rahman, dijadwalkan tampil pada Cabang Seni Baca Al-Qur'an Tilawah Dewasa Putera di Astaka Utama, Tepian Narosa, Kamis 2 Juli 2026.
Berdasarkan informasi dari Media Center Kafilah Kampar, Alwi Rahman akan tampil dengan kode peserta TQ 410 nomor urut 22. Ia membawakan Surah Al-Hasyr ayat 8, yang mengandung pesan tentang ketulusan kaum Muhajirin yang rela meninggalkan harta, kampung halaman, dan kenyamanan hidup demi mempertahankan keimanan serta meraih rida Allah SWT.
Dalam Tafsir Jalalain dijelaskan bahwa Surah Al-Hasyr ayat 8 menerangkan tentang golongan yang berhak menerima harta fai', yakni kaum Muhajirin yang hidup dalam keterbatasan setelah hijrah dari Makkah. Mereka meninggalkan seluruh yang dimiliki demi menegakkan agama Allah dan mendampingi Rasulullah SAW.
Melalui penutup ayat tersebut, Allah SWT menegaskan, "Mereka itulah orang-orang yang benar." Dalam Tafsir Jalalain dijelaskan bahwa kalimat itu merupakan pengakuan atas ketulusan iman, hijrah, dan pengorbanan kaum Muhajirin sehingga mereka layak memperoleh kemuliaan di sisi Allah.
Ayat ini mengajarkan bahwa setiap pengorbanan yang dilakukan dengan penuh keikhlasan demi mempertahankan keimanan tidak akan pernah sia-sia. Kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh harta atau kedudukan, melainkan oleh ketulusan dalam menaati perintah Allah SWT serta kesediaan mendahulukan rida-Nya di atas kepentingan duniawi.
Di tengah semarak pelaksanaan MTQ, pesan yang terkandung dalam Surah Al-Hasyr ayat 8 memiliki makna yang sangat relevan. Para qari dan qariah tidak hanya berlomba menampilkan bacaan Al-Qur'an yang indah, tetapi juga membawa nilai-nilai Al-Qur'an agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Malam ini, saat Alwi Rahman melantunkan ayat suci di Astaka Utama MTQ, yang diperdengarkan bukan sekadar keindahan tilawah. Lantunan tersebut juga menjadi pengingat bahwa kemuliaan sejati lahir dari keikhlasan, pengorbanan, dan keteguhan iman dalam menempuh jalan Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....