Hiasan Lampu Daun Pandan Alami

  • 30 Okt 2025 22:00 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Pemanfaatan daun pandan sebagai hiasan lampu menjadi salah satu inovasi kerajinan berbahan alam yang semakin populer. Daun pandan memiliki serat yang kuat dan lentur, sehingga mudah dianyam menjadi bentuk estetis.

Teknik anyaman yang digunakan biasanya sama dengan teknik pembuatan anyaman tikar atau tas pandan. Kap lampu yang menggunakan daun pandan dapat menghadirkan nuansa hangat dan alami pada ruangan, terutama bila dipadukan dengan pencahayaan kuning lembut seperti pada dekorasi kafe atau ruang santai.

Menurut Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Kementerian Perindustrian RI, daun pandan harus melalui proses pengolahan agar awet dan tidak mudah rapuh. Proses tersebut meliputi perebusan daun dengan garam atau kapur sirih untuk menghilangkan getah, kemudian dijemur tidak langsung di bawah sinar matahari agar warna tetap stabil.

Setelah itu, daun dapat diwarnai atau dibiarkan dengan warna alaminya untuk memberi kesan rustic. Kap lampu anyaman pandan sering dikombinasikan dengan rangka bambu atau rotan sehingga menghasilkan tampilan yang lebih kokoh.

Selain menambah nilai estetika ruang, hiasan lampu berbahan pandan juga mendukung konsep dekorasi ramah lingkungan. Bahan yang digunakan berasal dari sumber alam yang dapat diperbarui dan mudah terurai, sehingga mengurangi limbah dekoratif berbahan plastik.

Banyak pelaku UMKM kerajinan lokal kini memproduksi kap lampu pandan untuk memenuhi kebutuhan dekorasi rumah, restoran, hingga hotel.

Dengan perawatan sederhana seperti menjaga dari kelembapan berlebih dan membersihkannya secara berkala, hiasan lampu pandan dapat bertahan lama dan tetap indah.

Rekomendasi Berita