Berawal Kepepet Keungan hingga Sukses Ciptakan Brownies Favorit
- 12 Agt 2025 15:20 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Di era serba digital saat ini, membuka usaha menjadi salah satu pilihan pekerjaan yang bisa menghasilkan banyak keuntungan, Ryand Syach, pemuda asal Pekanbaru, membuktikan hal tersebut lewat kisah inspiratifnya dalam membangun usaha kuliner Brounkeik Nayra.
“Awalnya karena kondisi keuangan keluarga. The power of kepepet lah istilahnya,” ungkap Ryand Syach pada Program Mozaik Indonesia Programa 1 RRI Pekanbaru, Senin (4/8/2025).
Ryand Syach memulai usahanya pada 2019, tepat setelah menyelesaikan semester pertama kuliah. Melihat waktu libur sebagai peluang, ia memutuskan untuk mencoba hal baru.
Awalnya Ryand hanya menyediakan bolu sederhana dari sang Ibu untuk ia tawarkan pada teman-teman mahasiswa. Namun respons pasar tidak sesuai harapan. Tidak putus asa, ia melakukan riset kecil-kecilan.
“Ternyata mahasiswa itu sukanya yang manis, cokelat, dan topping-nya melimpah. Dari situ saya coba bikin brownies sendiri,” jelasnya.
Hasil dari hampir setahun trial and error, terciptalah resep andalan yang hingga kini menjadi produk bestseller Brounkeik Nayra: brownies dengan empat varian topping dalam satu loyang cokelat, keju, oreo, dan tiramisu.
Kini, di tahun keenam perjalanannya, Brounkeik Nayra telah memiliki pelanggan setia dan sistem produksi yang terus berkembang. Meski mengaku introvert dan sulit bersosialisasi di awal, Ryand Syach tetap belajar pemasaran dan cara berinteraksi dengan konsumen.
“Saya enggak punya basic bisnis, tapi saya yakin kalau kita mau belajar dan konsisten, hasilnya pasti ada,” ungkapnya penuh semangat.
Dari dapur kecil dan semangat otodidak, kini Ryand Syach berhasil mengubah keterbatasan menjadi kekuatan. Kisahnya menjadi inspirasi bagi generasi muda, bahwa mimpi bisa diraih dari tempat dan situasi yang sederhana, selama ada kemauan untuk mencoba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....