Kelor Daun Ajaib, Produk Kreatif UMKM Produktif Kampar

  • 23 Jul 2025 17:40 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari Kabupaten Kampar, Riau, kembali menunjukkan taringnya di pasar nasional bahkan internasional.

Rumah Kelor Dapur Aru, sebuah UMKM yang dikelola oleh Nur Hidayasari, berhasil memproduksi aneka olahan berbahan dasar kelor dan telah menembus pasar ekspor ke Johor Bahru, Malaysia.

Rumah Kelor Dapur Aru, UMKM kreatif asal Desa Salo Timur, Kabupaten Kampar, menjadi contoh sukses pemberdayaan masyarakat lewat tanaman kelor. Diinisiasi sejak Oktober 2020 oleh Nur Hidayasari. UMKM ini berhasil mengolah kelor menjadi produk bernilai tinggi seperti teh celup, coklat, mie kelor, hingga kosmetik alami.

Dalam Dialog Mozaik Indonesia Selasa, 22 Juli 2025, Nur Hidayasari mengungkapkan bahwa usahanya bermula dari hasil riset tanaman kelor yang dilakukan bersama suaminya. Melihat potensi kandungan gizi kelor yang sangat tinggi, ia pun mendirikan Rumah Kelor Dapur Aru di Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.

"Kelor ini sering disebut sebagai daun ajaib. Kandungan zat besi, kalsium, dan vitaminnya sangat tinggi. Kami ingin menjadikannya sebagai produk sehat sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat sekitar," jelas Nur.

Produk olahan kelor yang dikembangkan di antaranya adalah teh celup kelor, tepung kelor, kapsul kelor, sabun, minyak biji kelor, hingga coklat dan cookies berbahan dasar kelor. Semua produk sudah mengantongi izin BPOM dan dipasarkan melalui berbagai platform digital.

Menariknya, bahan baku daun kelor diperoleh dari lebih dari seribu rumah tangga mitra yang menanam kelor di pekarangan rumah mereka. Skema ini tidak hanya menciptakan rantai pasok lokal yang kuat, tetapi juga memberdayakan perempuan dan ibu rumah tangga di desa.

"Kami mengajarkan ibu-ibu menanam dan memanen kelor, lalu hasilnya kami beli sesuai standar kualitas. Ini bagian dari pemberdayaan ekonomi keluarga," tambahnya.

Selain menjual secara daring melalui e-commerce, produk Rumah Kelor Dapur Aru juga telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia dan menjadi suvenir unggulan desa wisata di Bali.

Meskipun masih menghadapi tantangan dalam hal bahan baku dan kapasitas produksi, Rumah Kelor Dapur Aru tetap berinovasi dan memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk PLN Peduli yang mendukung pengembangan usahanya.

Dengan tagline “Kelor untuk Hidup Sehat dan Produktif”, Rumah Kelor Dapur Aru menjadi contoh nyata bagaimana UMKM lokal dapat tumbuh dengan pendekatan berbasis riset, kolaborasi masyarakat, dan teknologi digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....