Geliat UMKM Kopi Gerobak Motor Di Pekanbaru
- 22 Jun 2025 15:42 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Dulu, geliat jajanan kekinian di Pekanbaru sempat ramai dengan berbagai fenomena viral seperti es rumput laut, capuccino cincau, es pokat kocok, hingga es kepal Milo. Minuman ini hadir dengan tampilan yang menggoda dan rasa yang menyegarkan, menjamur di sudut-sudut kota.
Kini, tren tersebut bergeser setelah kopi gerobak menjadi bintang baru yang tengah digandrungi warga, terutama kalangan muda dan pekerja aktif.
Di tengah sibuknya rutinitas, banyak warga yang membutuhkan solusi cepat untuk kebutuhan kafein harian mereka. Kehadiran gerobak kopi, baik yang bersifat keliling maupun menetap (stationary) di titik strategis kota, menjadi jawaban atas kebutuhan itu. Dengan kendaraan roda tiga, motor modifikasi, atau e-cart ramah lingkungan, mereka menyajikan beragam varian kopi dari espresso, cappuccino, americano, matcha, tubruk aren, milo, thai tea, hingga kopi susu gula aren, dll, yang tersedia dalam versi panas maupun dingin.
Harganya pun ramah di kantong. Dengan merogoh kocek hanya Rp8.000 hingga Rp10.000, pelanggan sudah bisa menikmati racikan kopi berkualitas. Meski sederhana, konsep ini sangat diminati karena kemudahan akses dan kecepatan pelayanan. Banyak di antaranya bahkan menawarkan sistem drive-thru sederhana, memungkinkan pembeli menikmati kopi tanpa harus turun dari kendaraan, atau sekedar duduk sejenak dengan 2 atau 3 kursi yang tersedia.
Beberapa brand lokal bermunculan dengan identitas masing-masing. Nama-nama seperti Kopiers, Kopi Sero, Saka Kopi, Coffee Ajoe, Coffee MS, Coffee Roaming, Mantap Kopi, Sekian Kopi, Road Kopi, hingga Mada Kopi, mulai familiar di kalangan warga. Mereka tidak hanya menjual kopi, tapi juga menjajakan branding khas, dengan desain gerobak estetik dan kemasan kekinian yang cocok untuk diunggah ke media sosial.
“Awak ni bang pecinta kopi kali, tiap lewat jalan protokol pasti nyari kopi gerobak favorit. Tinggal minggir, order, dan lanjut jalan. Kaya drive-thru versi simple,” ujar Rudi, salah satu pelanggan setia Kopi Sero. Ia mengaku tak pernah absen ngopi setiap pagi sebelum berangkat kerja, Minggu (22/6/2025).
Bagi sebagian orang, ngopi bukan sekadar kebiasaan, tapi bagian dari gaya hidup.
“Saya kerja di bidang pemasaran, sehari bisa tiga kali ngopi. Dengan adanya kopi gerobak, nggak perlu repot ke kafe. Murah, cepat, dan rasanya juga enak,” kata Shinta, seorang marketing di bidang perbankan. Ia biasa memesan Kopi Susu Aren dari Kopiers hingga dua kali sehari.
Selain praktis dan ekonomis, kehadiran kopi gerobak juga membawa warna baru dalam dinamika UMKM di kota Pekanbaru. Inovasi ini membuka peluang usaha bagi anak muda yang ingin merintis bisnis dengan modal yang tak terlalu besar namun tetap bisa bersaing secara kreatif.
Dengan terus bertambahnya titik gerobak dan meningkatnya jumlah pelanggan setia, tren kopi gerobak diprediksi akan terus berkembang. Bukan tidak mungkin, dalam waktu dekat, kopi gerobak akan menjadi ikon kuliner jalanan baru di Pekanbaru, mengikuti jejak para pendahulunya yang sempat viral.
Kopi gerobak hadir sebagai solusi praktis bagi para pecinta kopi, cepat, hemat, dan tetap nikmat. Jadi, kalau Anda belum mencoba, siapa tahu gerobak kopi favorit Anda sedang parkir di ujung jalan. Semoga tidak viral sesaat seperti pendahulunya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....