Keripik Balado Asli Kampar, Peluang Bisnis Kekinian

  • 05 Mei 2025 16:26 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Keripik balado kini bukan hanya sekadar camilan pedas penggugah selera, tetapi telah menjelma menjadi peluang bisnis kekinian yang menjanjikan.

Di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, seorang pelaku usaha muda, Siti Nurjannah Sipayung, berhasil mengangkat camilan tradisional ini menjadi produk unggulan daerah yang diminati banyak kalangan.

Berasal dari bahan baku singkong yang ditanam langsung di kebun miliknya di Kecamatan Tapung, Siti Nurjannah mengolah keripik balado dengan cita rasa khas dan kualitas yang terjaga.

Pada dialog Mozaik UMKM Pro 1 RRI Pekanbaru, Siti menyebutkan produksi dilakukan secara higienis dengan sentuhan resep yang bukan hanya kekinian tapi juga mendukung nilai khas daerah, yang kemudian dikembangkan sesuai selera pasar masa kini.

“Cita rasa pedas dan gurihnya khas Kampar. Kami ingin memperkenalkan rasa lokal ke pasar yang lebih luas,” ujar Siti Nurjannah, Senin (05/05/25).

Produk keripik balado buatannya kini telah tersedia di beberapa gerai oleh-oleh dan pusat kuliner di Kabupaten Kampar, bahkan mulai merambah ke kota-kota tetangga.

Inovasi dalam kemasan kekinian dan strategi pemasaran digital yang digencarkan melalui media sosial menjadi kunci keberhasilan usahanya.

Selain menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar, usaha ini juga mendorong pemanfaatan hasil pertanian lokal, khususnya singkong, sebagai bahan utama.

Siti berharap usahanya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani berwirausaha dengan mengangkat potensi daerah.

Dengan rasa yang lezat, kemasan menarik, dan sentuhan lokal yang kuat, keripik balado asli Tapung ini berpotensi besar menembus pasar nasional, bahkan ekspor.

Sebuah bukti bahwa dari desa pun bisa lahir produk hebat yang bersaing di era kekinian. selain keripik balado, varian lainnya juga tersedia seperti salekan atau Ikan Salai Podeh, Spicy Potato Chips.

Usaha yang berkembang pesat saat pandemi ini ternyata bukan hanya menghasilkan banyak produk, namun juga menekankan ibadah dalam penjualan agar hasilnya juga mendapatkan keberkahan.

"semoga dengan adanya usaha ini, bisa menjadikan bukan sumber usaha, tapi bernilai ibadah bagi setiap karyawan dan juga yang memakannya,"ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....