Pulut Kucuang kuliner tradisional dari Kabupaten Kuantan Singingi Riau
- 24 Feb 2025 14:01 WIB
- Pekanbaru
KBRN Pekanbaru : Pulut Kucuang merupakan salah satu kuliner tradisional yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.
Pulut Kucuang berbahan dasar beras ketan yang dikukus dengan santan, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan diikat menggunakan tali. Ikatan tersebut dalam bahasa Kuansing disebut dengan "kucung".
“Biasanya, Pulut Kucuang bisa sajikan dengan sari kaya, durian, atau gula merah. Pulut Kucuang juga sering disajikan pada saat acara-acara adat maupun acara keagamaan,” ujar Yeni Hartati saat mengisi acara obrolan UMKM di Pro 4 RRI Pekanbaru, Senin (24/2/2025).
Yeni mengatakan Pulut Kucuang, hidangan tradisional yang menggugah selera ini, hanya memerlukan beberapa bahan sederhana seperti beras ketan, santan, garam dan pandan sebagai pewangi. Tanpa bahan pengawet, pulut tetap lezat dan tahan lama selama 1-2 hari.
“Proses pembuatan pulut inipun tidak rumit. Beras ketan direndam dalam santan, kemudian dimasukkan ke dalam daun yang telah disiapkan. Setelah diikat dengan rapi, pulut dikukus selama kurang lebih 1 jam hingga matang sempurna,” katanya.
Yeni Hartati menjelaskan bahwa pulut kucuang ini paling nikmat disantap selagi hangat. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang pulen sangat cocok disantap sebagai hidangan utama maupun camilan.
“Pulut Kucuang saat ini masih terbatas di kalangan masyarakat Kuantan Singingi, dan belum banyak dikenal di luar daerah tersebut. Harapannya kedepan bagaimana makanan daerah ini bisa dinikmati oleh semua pecinta pulut kucuang khas kuansing dan mendapat tempat strategis untuk memasarkannya, karena sekarang masih home made atau dibuat dirumah sendiri,” tambahnya.
Pulut Kucuang diharapkan dapat menjadi ikon kuliner Kuantan Singingi, menarik perhatian wisatawan dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....