Perjalanan Aqhila Haya Sugianto Kembangkan Bisnis Kuliner
- 07 Jan 2025 15:27 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Aqhila Haya Sugianto pemilik Mister Bakery, berbagi kisah inspiratif tentang perjalanan bisnisnya yang dimulai pada tahun 2021 di tengah masa pandemi COVID-19. Berawal dari ide sederhana, Aqhila memulai usaha kuliner dengan satu produk unggulan, yaitu brownies.
“Awalnya karena masa pandemi nggak ngapa-ngapain, dan ekonomi juga lagi susah kan ya. Jadi kaya mikir, jualan enak ni kalo online. Waktu itu masih sekolah kelas 2. Jadi sekolah juga online dan akhirnya memilih jualan, karena orangtua dan keluarga juga berkecimpung di dunia keluarga,” jelas Aqila dalam Program Mozaik Indonesia UMKM, Senin (6/1/2025).
Lahir di Padang pada tahun 2003, Aqhila sudah tertarik dengan dunia kuliner sejak usia muda. Saat pandemi melanda, ia melihat kesempatan untuk berjualan online karena banyak orang yang mencari camilan untuk dinikmati di rumah. Saat itu, ia masih duduk di bangku sekolah kelas 2 SMK dan terinspirasi dari orangtua serta keluarga yang sudah berkecimpung di dunia usaha. Dengan resep brownies yang sudah turun temurun dari tantenya, Aqhila memutuskan untuk memulai usaha ini di Pekanbaru.
Awal perjalanan bisnis ini tidaklah mudah. Aqhila mengingat kembali momen-momen awal di mana ia mengantarkan brownies dalam jumlah banyak, bahkan sampai 30 box.
“Dulu awalnya saya nganter brownies banyak-banyak gitu kan, sampai 30 box. Dan waktu itu setelah nganter, saya dijambret,” kata Aqila.
Meskipun demikian, ia terus gigih dan melanjutkan usaha ini, meskipun banyak tantangan. Setelah memasuki dunia perkuliahan, Aqhila mulai menjual browniesnya di kantin kampus untuk memperluas pasar. Meski berjualan di rumah, Mister Bakery terus berkembang berkat promosi yang aktif melalui media sosial.
Keunikan dari brownies Mister Bakery adalah rasa khas yang dimilikinya, dengan tekstur lumer di dalam dan krispi di luar. Aqhila juga mengungkapkan bahwa kepercayaan diri dalam menjalankan usaha ini sangat penting. Dimulai dengan meminta teman-teman untuk mencoba dan memberikan ulasan, produk browniesnya pun semakin dikenal banyak orang.
Kini, di usianya yang baru 21 tahun dan sedang menempuh kuliah semester 6, Aqhila berencana melakukan rebranding untuk usaha kulinernya, dengan mengganti nama dan logo menjadi "Syaqi Bakery" pada Februari 2025. Selain itu, ia juga berencana untuk melakukan inovasi produk, seperti menambahkan varian brownies matcha dan mencoba menggunakan tepung sagu yang membuat tekstur brownies lebih lembut dibandingkan dengan tepung terigu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....