Oktober tiba, Sudah Sejauh Mana Targetmu
- 01 Okt 2026 11:35 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tiba-tiba kalender sudah masuk Oktober. Rasanya baru kemarin membuat daftar target awal tahun, eh sekarang tinggal tiga bulan lagi sebelum berganti tahun.
Pertanyaannya, dari semua target yang ditulis dengan penuh semangat itu, sudah berapa yang benar-benar berjalan? Atau jangan-jangan masih tersimpan rapi di catatan ponsel, lengkap dengan emoji semangat di awal tahun?
Tenang, kalau ternyata belum banyak yang tercapai, bukan berarti tahun ini gagal. Justru Oktober bisa menjadi waktu yang pas untuk berhenti sebentar dan melihat kembali perjalanan yang sudah dilalui.
Dikutip dari laman Forbes.com. Forbes pernah membahas pentingnya mengevaluasi perkembangan target, melihat strategi yang berhasil, lalu menyesuaikan langkah ketika ada hal yang tidak berjalan sesuai rencana. Jadi, tiga bulan terakhir ini bukan sekadar hitungan mundur menuju tahun baru, tetapi kesempatan untuk melakukan perbaikan.
Coba buka kembali daftar target yang dibuat Januari lalu. Ada target pekerjaan, keuangan, kesehatan, pendidikan, hubungan, sampai rencana sederhana seperti membaca lebih banyak buku atau mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan.
Tandai mana yang sudah tercapai, mana yang sedang berjalan, dan mana yang bahkan belum disentuh sama sekali. Jangan langsung menghakimi diri sendiri, karena proses mengevaluasi bukan bertujuan mencari siapa yang salah, melainkan mengetahui posisi kita sekarang.
Kalau ada target yang masih jauh dari harapan, coba tanyakan: sebenarnya apa yang membuatnya belum tercapai? Bisa jadi targetnya terlalu besar, waktunya kurang realistis, atau strategi yang digunakan memang kurang cocok.
Misalnya, ingin menabung banyak setiap bulan tetapi pengeluaran tidak pernah dicatat, tentu akan sulit mengetahui ke mana uang pergi. Evaluasi seperti ini penting supaya tiga bulan terakhir tidak hanya diisi dengan rasa bersalah, tetapi juga langkah yang lebih masuk akal.
Forbes.com juga pernah membahas tentang artikel pada September 2026 yang membahas kebiasaan di bulan Oktober menyarankan agar kita tidak selalu memaksakan semua target yang dibuat di awal tahun. Ada kalanya sebuah tujuan perlu disesuaikan atau bahkan dilepaskan ketika memang sudah tidak relevan, lalu digantikan dengan sesuatu yang lebih realistis dan bermakna. Dalam psikologi, proses ini berkaitan dengan goal adjustment, yaitu kemampuan menyesuaikan tujuan ketika kondisi berubah.
Artinya, tidak semua target harus dikejar sampai akhir hanya karena pernah ditulis di awal tahun. Misalnya, dulu ingin belajar lima bahasa sekaligus, tetapi setelah dijalani ternyata waktu dan energi tidak memungkinkan.
Daripada terus merasa gagal, mungkin lebih masuk akal memilih satu bahasa yang paling dibutuhkan dan fokus mengembangkannya. Mengubah arah bukan selalu berarti menyerah; terkadang justru berarti kita mulai memahami apa yang benar-benar penting.
sekarang coba pilih satu sampai tiga target yang masih mungkin dikejar sampai Desember. Jangan terlalu banyak, karena semakin banyak target yang dikejar bersamaan, semakin mudah perhatian kita terpecah.
Forbes juga pernah menyoroti pendekatan dengan fokus pada beberapa tujuan utama dalam satu periode agar perhatian dan energi lebih terarah. Setelah menentukan target, pecah menjadi langkah kecil yang bisa dilakukan minggu ini, bukan sekadar menunggu motivasi datang.
Selain mengejar target, jangan lupa menghitung apa saja yang sudah berhasil dilakukan. Mungkin tahun ini belum berhasil membeli barang yang diinginkan, tetapi sudah mulai rutin menabung.
Mungkin belum mendapatkan posisi pekerjaan yang diharapkan, tetapi sudah mengikuti pelatihan dan menambah keterampilan baru. Kemajuan kecil tetap merupakan kemajuan, dan refleksi akhir tahun bisa membantu kita melihat bahwa perjalanan selama setahun sebenarnya tidak sesederhana “berhasil” atau “gagal”.
Jadi, kalau hari ini kamu merasa tahun berjalan terlalu cepat, tarik napas dulu. Masih ada Oktober, November, dan Desember untuk menyelesaikan sesuatu, memperbaiki kebiasaan, atau menentukan kembali arah yang ingin dituju.
Tidak perlu menunggu 1 Januari untuk memulai perubahan, karena kalender baru tidak otomatis membuat kita menjadi versi baru. Kalau ada satu hal yang ingin diperbaiki tahun ini, mungkin hari ini adalah waktu yang cukup baik untuk mulai lagi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....