OJK Riau Perkuat Literasi Keuangan Penyandang Disabilitas

  • 19 Des 2025 20:01 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN Pekanbaru - Dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dengan menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Literasi Keuangan kepada Penyandang Disabilitas dengan tema “Disabilitas Cerdas dan Sehat Finansial”, yang diselenggarakan di Kantor OJK Provinsi Riau, Kamis (18/12/2025).

Kepala OJK Provinsi Riau, Triyoga Laksito, mengatakan penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam mengakses produk dan layanan jasa keuangan yang aman, mudah, dan bertanggung jawab.

Menurut Triyoga, literasi keuangan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, OJK berharap peserta dapat semakin cerdas dalam mengelola keuangan, memahami produk dan layanan jasa keuangan, serta mampu mengambil keputusan finansial yang tepat dan sehat.

“Literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta semakin cerdas dalam mengelola keuangan, memahami produk dan layanan jasa keuangan, serta mampu mengambil keputusan finansial yang tepat dan sehat,” ujar Triyoga.

Dalam kegiatan tersebut, OJK Provinsi Riau menghadirkan narasumber Analis Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Riau, M. Fajrin dan Rahmadani Masykur, serta Manager Regional Mekaar Permodalan Nasional Madani (PNM), Sheila Pratiwi.

Para narasumber menyampaikan materi seputar pengelolaan keuangan pribadi, pengenalan produk dan layanan jasa keuangan, perlindungan konsumen, hingga akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas.

Melalui kegiatan ini, OJK Provinsi Riau berharap literasi keuangan di kalangan penyandang disabilitas dapat terus meningkat, sehingga mampu mendorong kemandirian ekonomi serta partisipasi aktif dalam sistem keuangan nasional.

Rekomendasi Berita