Digitalisasi Dorong UMKM Naik Kelas, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

  • 01 Nov 2025 13:22 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN Pekanbaru: Transformasi digital terus menunjukkan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyebut, lebih dari 50 juta gerai usaha di Indonesia kini telah memanfaatkan teknologi digital, termasuk sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Menurut Muhaimin, adopsi teknologi keuangan digital telah mengubah wajah perekonomian nasional. Dengan 93,13 persen dari jumlah tersebut merupakan UMKM, digitalisasi terbukti meningkatkan omzet dan mempercepat sirkulasi ekonomi di berbagai daerah.

“Dampaknya nyata, omzet pelaku usaha naik, dan ekonomi rakyat berputar lebih cepat,” ujarnya dalam FEKDI & IFSE Expo 2025, Jumat malam (31/10/2025).

Lebih lanjut, Menko PM menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang berkontribusi lebih dari 50 persen terhadap pertumbuhan ekonomi dan menyerap hingga 90 persen tenaga kerja. Karena itu, digitalisasi tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Digitalisasi bukan sekadar tujuan, melainkan alat menuju kemandirian dan kesejahteraan bangsa,” katanya.

Ia menambahkan, agar transformasi ekonomi berjalan berkelanjutan, diperlukan ekosistem pembiayaan yang kuat dan merata bagi seluruh pelaku usaha.

Muhaimin optimistis, ekonomi dan keuangan digital akan menjadi pilar penting pemberdayaan nasional. Dengan dukungan pemerintah dan lembaga keuangan, ia berharap UMKM Indonesia dapat terus naik kelas dan bersaing di tingkat global.(rls)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....