Literasi Keuangan Ditingkatkan Melalui Media Gathering OJK
- 05 Agt 2025 06:28 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru: Strategi komunikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencakup berbagai upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sektor jasa keuangan, melindungi konsumen, dan mencegah praktik ilegal seperti investasi bodong. Strategi ini melibatkan edukasi, sosialisasi, dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk media massa dan lembaga terkait.
Hal itu dikatakan oleh Mohammad Ismail Riyadi selaku Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, Senin (4/8/2025) saat menjadi narasumber dalam kegiatan media gathering OJK Sumatera Bagian Utara di Jakarta.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang tepat dan edukatif kepada masyarakat terkait sektor jasa keuangan.
"Melalui materi yang disampaikan, harapannya menjadi bekal bagi media di daerah untuk menyampaikan informasi industri jasa keuangan kepada masyarakat," katanya.
Ia menyebutkan bahwa media gathering ini merupakan inisiatif positif yang menjembatani pemahaman antara regulator dan insan pers, sekaligus menjadi wadah membangun kolaborasi strategis dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat.
Pihaknya juga menyoroti tantangan komunikasi di era digital saat ini. Menurutnya, arus informasi yang deras dan tak jarang tidak terverifikasi di media sosial memerlukan peran aktif jurnalis profesional untuk menjaga kualitas pemberitaan.
"Media memiliki dapur yang menjamin kualitas informasi. Ini sangat penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi keliru yang beredar bebas, apalagi di tengah maraknya kasus penipuan keuangan," ucapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi yang efektif dalam meramu kebijakan dan menyampaikan manfaatnya kepada publik.
“Banyak kebijakan OJK yang sebenarnya sangat bagus untuk masyarakat, tapi belum banyak diketahui. Di sinilah pentingnya dukungan media,” lanjutnya.
Di akhir sambutan, memberikan apresiasi kepada OJK Sumatera Bagian Utara yang telah menyelenggarakan kegiatan ini hingga ke Jakarta selama tiga hari, 4 - 6 Agustus 2025.
"Ini bukan hanya forum bertukar informasi, tapi juga kenangan berharga yang mempererat sinergi antara OJK dan media," tutupnya.
Pada hari pertama, materi disampaikan oleh Khoirul Muttaqien selaku Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara bersama Triyoga Laksito selaku Kepala OJK Provinsi Riau, Roni Nazara selaku Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat dan Daddi Peryoga selaku Kepala OJK Provinsi Aceh serta Sinar Danandjaya selaku Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....