Agrinas Perkuat Pengelolaan Perkebunan dan Serap 10.351 Tenaga Kerja di Riau
- 19 Sep 2026 16:25 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - PT Agrinas Palma Nusantara (APN) Regional Office (RO) 2 Riau-1 menyatakan komitmennya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar perkebunan. Salah satunya dengan membuka peluang kerja dan melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan perkebunan.
Kabag Hubungan Kelembagaan PT APN, Kolonel (Purn) Budi Hartono, mengatakan pola pengelolaan perkebunan yang diterapkan saat ini lebih diarahkan pada pemberdayaan masyarakat. Mulai Agustus 2026, APN menghentikan pola kerja sama operasional (KSO) dan menggantinya dengan pola vendor.
“Untuk PT Agrinas, pola-pola yang kita lakukan ini adalah pola kemasyarakatan. Dulu kita menggunakan pola KSO, tetapi mulai Agustus kemarin sudah dihentikan dan sekarang diganti dengan pola vendor. Dengan harapan vendor ini bisa memberdayakan masyarakat sekitar,” ujar Budi usai audiensi dengan LPP RRI Riau, Sabtu 19 September 2026.
Menurut Budi, masyarakat sekitar juga menjadi prioritas dalam penerimaan tenaga kerja. APN RO 2 mempertahankan karyawan eks Duta Palma dan mengutamakan warga yang tinggal di sekitar perkebunan untuk mendapatkan kesempatan bekerja. Saat ini, jumlah karyawan RO 2 mencapai 10.351 orang.
“Demikian juga rekrutmen tenaga kerja, kita utamakan masyarakat-masyarakat di sekitar perkebunan. Kita harus mengutamakan masyarakat setempat. Itu pola yang kita lakukan,” katanya.
APN RO 2 saat ini mengelola perkebunan yang tersebar di lima kabupaten di Riau, yaitu Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu. Luas kebun yang dikelola mencapai 81.575 hektare dan didukung delapan Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
Setiap hari, perkebunan RO 2 menghasilkan rata-rata 4.733 ton tandan buah segar (TBS). Hasil tersebut kemudian diolah di PKS menjadi sekitar 834 ton CPO dan 193 ton kernel per hari.
Budi menjelaskan, hasil panen dari perkebunan diutamakan untuk diolah di PKS milik RO 2 sebelum dipasarkan. “Kalau TBS kita upayakan masuk PKS. Kebetulan di RO 2 itu kita punya delapan PKS. Jadi semua TBS bisa diolah menjadi CPO di PKS-PKS kita ini,” jelasnya.
Setelah diolah, CPO tersebut dipasarkan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) di Dumai. APN juga terus membangun kerja sama dengan pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat, termasuk mendukung pengembangan UMKM di sekitar wilayah perkebunan. Melalui langkah tersebut, APN berharap keberadaan perkebunan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Riau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....