PDC dan KONEKSI Dorong Pemberdayaan Ekonomi lewat Program MALIKA
- 18 Agt 2026 12:52 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Komunitas Jurnalis Energi Nasional (KONEKSI) bersilaturahmi dengan jajaran PT Patra Drilling Contractor (PDC) di Pekanbaru, Selasa 18 Agustus 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kemitraan strategis sekaligus ruang diskusi mengenai berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PDC.
Direktur Keuangan dan Penunjang Bisnis PT PDC, Fitra Adriza, mengungkapkan salah satu program unggulan berbasis lingkungan dan ekonomi yang tengah dikembangkan adalah Mari Kelola Jelantah Kita (MALIKA). Program yang digagas sejak 2025 ini memanfaatkan limbah minyak goreng dari bisnis katering perusahaan untuk diolah masyarakat menjadi barang bernilai jual tinggi seperti sabun dan lilin aromaterapi.
“Kami melakukan social mapping untuk melihat potensi dan kebutuhan warga. Limbah jelantah dari bisnis katering kami yang dihasilkan secara konsisten ini dikonversi agar menjadi produk yang menambah pendapatan masyarakat,” ujar Fitra dalam pemaparannya yang turut didampingi Manager Corporate Secretary PDC, Ani Aryani.
Inisiatif lingkungan ini terbukti berhasil memberi dampak finansial langsung. Di Kecamatan Pinggir, Bengkalis, kelompok binaan PDC sukses meraup omzet hingga Rp83 juta dalam satu tahun. Keberhasilan tersebut mendorong perluasan program pada 14–16 Juli 2026 ke wilayah Bangko Pusako, Rokan Hilir, dengan membina 25 peserta, serta menyasar wilayah Marunda, Jakarta Utara sebagai lokasi pengembangan berikutnya.
Ani Aryani menambahkan, PDC mendampingi proses dari penyaringan limbah hingga penyerapan produk akhir. Selain dipasarkan secara mandiri dan digunakan sebagai suvenir resmi desa, PDC turut membeli kembali produk olahan warga untuk kebutuhan souvenir acara perusahaan. Langkah ini menjaga keberlanjutan ekosistem usaha warga agar tidak berhenti di tengah jalan.
Sementara itu, Koordinator KONEKSI Riau, Hari Jummaulana, mengapresiasi keterbukaan PDC dalam membangun komunikasi bersama media. Menurutnya, dialog ini menjadi wadah krusial untuk menyampaikan kontribusi nyata industri energi kepada publik secara akurat dan transparan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....