Cara Berkebun Kacang Tanah yang Mudah dan Menguntungkan
- 02 Jun 2026 08:06 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kacang tanah merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia, selain memiliki nilai ekonomi yang cukup baik, kacang tanah juga mudah ditanam dan dapat tumbuh di berbagai jenis lahan. Bagi pemula yang ingin mencoba berkebun, kacang tanah menjadi pilihan yang tepat karena perawatannya relatif sederhana dan masa panennya tidak terlalu lama.
Langkah pertama dalam budidaya kacang tanah adalah memilih lahan yang sesuai, tanaman ini menyukai tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik. Sebelum penanaman, lahan perlu dibersihkan dari gulma dan sisa tanaman lain. Tanah kemudian dicangkul atau dibajak hingga gembur agar perkembangan akar dan pembentukan polong dapat berlangsung optimal.
Dikutip dari sumber Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), pemilihan benih berkualitas juga sangat menentukan hasil panen. Benih sebaiknya berasal dari tanaman sehat, memiliki daya tumbuh tinggi, dan bebas dari serangan hama maupun penyakit. Benih dapat ditanam langsung pada lubang tanam dengan kedalaman sekitar 3–5 sentimeter.
Jarak tanam yang umum digunakan adalah 30–40 sentimeter antarbaris dan 15–20 sentimeter dalam satu baris. Setelah penanaman, perawatan tanaman perlu dilakukan secara rutin. Penyiraman dilakukan secukupnya terutama pada awal pertumbuhan dan saat tanaman mulai berbunga. Selain itu, penyiangan gulma perlu dilakukan agar tanaman tidak bersaing dalam memperoleh unsur hara, gulma yang tumbuh di sekitar tanaman dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan hasil panen.
Pemupukan juga berperan penting dalam meningkatkan produktivitas kacang tanah, petani dapat menggunakan pupuk kandang yang telah matang sebagai pupuk dasar. Jika diperlukan, pupuk NPK dapat diberikan dalam jumlah yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Pemupukan yang tepat akan membantu tanaman menghasilkan polong yang lebih banyak dan berkualitas. Pengendalian hama dan penyakit perlu mendapat perhatian sejak dini.
Beberapa hama yang sering menyerang kacang tanah antara lain ulat daun dan kutu tanaman. Sementara itu, penyakit yang umum dijumpai adalah bercak daun dan busuk batang, pengamatan rutin terhadap kondisi tanaman dapat membantu petani mengambil tindakan cepat apabila ditemukan gejala serangan.
Kacang tanah umumnya dapat dipanen setelah berumur sekitar 90–110 hari, tergantung varietas dan kondisi lingkungan. Ciri-ciri tanaman siap panen antara lain daun mulai menguning dan sebagian besar polong telah terisi penuh. Dengan menerapkan teknik budidaya yang tepat, berkebun kacang tanah dapat menjadi usaha yang menguntungkan bagi pemula sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....