Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Dorong Pemanfaatan Asbuton

  • 14 Mei 2026 20:40 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Jakarta – PT Hakaaston (HKA) bagian dari HK Group dan anak perusahaan PT Hutama Karya (Persero), mempercepat upaya pemanfaatan Aspal Buton (Asbuton) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan infrastruktur nasional. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengurangi ketergantungan terhadap aspal impor di tengah dinamika dan ketidakpastian global.

HKA mendorong kolaborasi dengan pelaku industri aspal dalam negeri untuk mengoptimalkan penggunaan full extracted natural asphalt, yang dinilai mampu memenuhi standar tinggi dalam kebutuhan perkerasan jalan. Fokus utama tidak hanya pada kualitas material, tetapi juga pada optimalisasi pemanfaatan sumber daya nasional secara berkelanjutan dan terukur.

Sebagai bagian dari ekosistem HK Group yang mengelola infrastruktur secara terintegrasi—mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga operasi dan pemeliharaan, HKA berperan memastikan setiap inovasi material selaras dengan kebutuhan pengelolaan aset jangka panjang. Langkah ini sejalan dengan transformasi perusahaan menuju HKA 2.0 dan visi Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Asset Management (IM-V-IAM), yang menekankan peningkatan nilai, keandalan, dan keberlanjutan aset infrastruktur.

Plt. Direktur Utama PT Hakaaston, M. Rozi Rinjayadi, menegaskan penguatan pemanfaatan Asbuton memerlukan sinergi lintas sektor.

“Penguatan Asbuton tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas ekosistem, regulator, industri, dan praktisi untuk memastikan material ini dapat dimanfaatkan secara luas dan terukur dalam pembangunan infrastruktur nasional,” ujarnya, Kamis 14 Mei 2026.

Menurutnya, HK Group siap memperkuat peran tersebut melalui integrasi Asbuton dalam pengelolaan jalan tol, sekaligus mendukung pengembangan standar teknis dan implementasi di lapangan. Seluruh proses dijalankan dengan prinsip kerja yang disiplin, berorientasi pada layanan pengguna jalan, serta mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama.

Selain mendukung ketahanan infrastruktur, pemanfaatan material dalam negeri ini juga diharapkan memberikan efisiensi biaya jangka panjang serta meningkatkan nilai aset secara keseluruhan. Dengan optimalisasi sumber daya nasional, pembangunan infrastruktur dinilai dapat berlangsung lebih mandiri dan berkelanjutan.

Melalui langkah ini, HKA bersama HK Group terus mendorong pergeseran paradigma dari ketergantungan pasar global menuju pemanfaatan potensi dalam negeri yang lebih terintegrasi, sejalan dengan komitmen perusahaan menghadirkan inovasi untuk solusi dalam pengelolaan infrastruktur Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....