Hutama Karya Kebut Proyek Junction Pekanbaru–Bypass
- 05 Mei 2026 20:42 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Provinsi Riau. Salah satu proyek yang dikebut adalah ruas Rengat–Pekanbaru, khususnya Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru yang kini menunjukkan progres signifikan.
Hingga April 2026, progres konstruksi fisik ruas tersebut telah mencapai 76,30 persen, sementara pengadaan lahan berada di angka 85,08 persen. Proyek sepanjang 30,57 kilometer ini terbagi dalam tiga seksi, yakni Junction Pekanbaru–Rimbo Panjang (5,70 km), Rimbo Panjang–Siak (11,70 km), dan Siak–Bypass Pekanbaru (13,17 km).
Berbagai pekerjaan konstruksi dilakukan secara paralel di sejumlah titik, mulai dari pekerjaan material tanah hingga struktur utama jalan seperti rigid pavement. Seluruh proses dikerjakan dengan mengutamakan mutu, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu penyelesaian.
Secara strategis, ruas ini akan menjadi penghubung penting antar ruas tol di Riau. Kehadirannya akan mengintegrasikan jalur Tol Pekanbaru–Dumai dengan ruas Pekanbaru–XIII Koto Kampar, sehingga pengguna jalan dapat melakukan perjalanan tanpa harus keluar ke jalan non-tol. Hal ini diyakini mampu memangkas waktu tempuh dan meningkatkan efisiensi perjalanan.
Plt Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menegaskan bahwa percepatan proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional.
“Kami terus mengoptimalkan progres konstruksi dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan dan keselamatan di lapangan. Ruas ini akan menjadi simpul penting yang mengintegrasikan jaringan tol di wilayah Riau, sehingga memberikan kemudahan mobilitas sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi logistik di Pulau Sumatra,” ujarnya, Selasa 5 Mei 2026.
Selain meningkatkan konektivitas, proyek ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang luas. Ruas Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru diharapkan membuka akses ke pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, mengurangi kepadatan di jalan nasional, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Hutama Karya pun optimistis proyek ini dapat rampung sesuai target, seiring tren progres yang terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan selama masa konstruksi. Mulai 2 Mei hingga 31 Oktober 2026, akan dilakukan penutupan jalur secara bertahap di kawasan persimpangan Rimbo Panjang, yang bersinggungan dengan Jalan Raya Pekanbaru–Bangkinang KM 16.
Pengguna jalan diminta untuk tetap berhati-hati, mengikuti arahan petugas, serta memperhatikan rambu lalu lintas dan informasi perjalanan sebelum melintas di area tersebut. Hutama Karya juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....