Disiplin Finansial Berbuah Hasil, Hutama Karya Lampaui Target Laba di Awal 2026
- 25 Apr 2026 17:56 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Jakarta — PT Hutama Karya (Persero) kembali menunjukkan kinerja impresif di awal tahun 2026. Perusahaan BUMN ini berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp464 miliar pada Triwulan I 2026, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp269 miliar atau mencapai 172,49 persen.
Capaian tersebut tidak lepas dari disiplin dalam pengendalian biaya serta penguatan pada segmen pengoperasian jalan tol, di tengah dinamika pasar global yang semakin menantang. Evaluasi kinerja ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Bulanan yang digelar pada 21 April 2026 di Jakarta.
Kinerja laba Hutama Karya didorong oleh dua kontributor utama, yakni segmen pengoperasian jalan tol yang mencatatkan Earning After Tax (EAT) sebesar Rp333 miliar serta anak usaha PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang menyumbang Rp167 miliar. Secara tahunan, capaian ini juga menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp448 miliar.
Dari sisi keuangan, fundamental perusahaan terus menunjukkan penguatan. Total aset konsolidasi Hutama Karya tercatat mencapai Rp189,84 triliun, dengan ekuitas tumbuh 2,31 persen secara year-on-year (YoY) menjadi Rp141,64 triliun. Sementara itu, total utang berhasil ditekan hingga 15,34 persen YoY, melanjutkan tren penurunan liabilitas yang konsisten.
Pendapatan perusahaan pada Triwulan I 2026 mencapai Rp4,67 triliun atau 82,11 persen dari target RKAP. Hutama Karya tetap mengedepankan prinsip selektivitas dalam memperoleh kontrak baru, dengan fokus pada proyek-proyek bernilai strategis guna menjaga kualitas pertumbuhan.
Di sisi pembangunan, progres Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) terus berjalan. Hingga akhir Triwulan I 2026, panjang jalan tol yang telah terbangun mencapai 1.108 kilometer, dengan tambahan 10,1 kilometer pada periode tersebut. Sejumlah ruas yang masih dalam tahap konstruksi aktif antara lain Betung–Jambi, Rengat–Pekanbaru, dan Palembang–Betung.
Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, menegaskan capaian ini mencerminkan ketahanan bisnis perusahaan di tengah tekanan ekonomi global yang semakin kompleks.
“Di tengah ketidakpastian global, kami justru membuktikan infrastruktur yang dikelola dengan disiplin finansial adalah investasi yang tahan banting,” ujar Koentjoro, Sabtu 25 April 2026 dalam rilis yang disampaikan.
Untuk menjaga momentum kinerja sepanjang 2026, manajemen menetapkan empat pilar strategis. Pertama, memperkuat disiplin pengendalian biaya serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika pasar global.
Kedua, mengoptimalkan pemanfaatan energi di seluruh unit kerja. Ketiga, memastikan setiap keputusan bisnis diambil secara tepat dan terukur guna meminimalkan risiko terhadap kualitas aset. Keempat, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Hutama Karya menegaskan capaian positif ini menjadi fondasi untuk terus meningkatkan kinerja dan tata kelola perusahaan, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur yang andal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....