ACC Dorong Literasi Pembiayaan, Tekankan Risiko dan Tanggung Jawab Konsumen

  • 07 Apr 2026 13:29 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru — Meningkatnya aktivitas ekonomi di Kota Pekanbaru turut mendorong kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan, khususnya untuk kendaraan dan kebutuhan multiguna. Di tengah tren tersebut, Astra Credit Companies (ACC) menilai pentingnya penguatan literasi keuangan agar masyarakat tidak hanya mudah mengakses kredit, tetapi juga mampu mengelolanya secara bijak.

Upaya ini disampaikan dalam kegiatan media gathering yang digelar ACC di Pekanbaru, Selasa 7 April 2026. Dalam forum tersebut, perusahaan bersama jurnalis membahas peran edukasi publik terkait pembiayaan, termasuk pemahaman dasar hingga potensi risiko yang kerap dihadapi konsumen.

Regional Retail AR Management Head ACC Sumbagut, Lerry Allen Christian, mengatakan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam ekosistem pembiayaan. Menurutnya, pemahaman yang baik dapat membantu masyarakat menghindari keputusan finansial yang berisiko.

Ia menyoroti sejumlah praktik yang masih ditemukan di lapangan, seperti menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit atau meminjamkan data pribadi untuk pengajuan pembiayaan. Praktik tersebut dinilai berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum dan kerugian finansial bagi konsumen.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit dan tidak meminjamkan data pribadi untuk pengajuan pembiayaan, karena berisiko dan memiliki konsekuensi hukum,” ujar Lerry.

Dalam kesempatan yang sama, Regional Retail Operation Business Head ACC Sumbagut, William Andriady, memaparkan gambaran umum industri pembiayaan serta pentingnya memilih lembaga yang memiliki legalitas dan pengawasan yang jelas. Ia menekankan transparansi informasi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan konsumen.

Sementara itu, Assistant Vice President Legal Business, Mochamad Jeihansyach, menjelaskan berbagai aspek hukum dalam pembiayaan, termasuk hak dan kewajiban konsumen. Edukasi tersebut mencakup pengenalan jenis-jenis perusahaan pembiayaan serta langkah yang dapat diambil jika menghadapi kendala pembayaran angsuran.

Melalui kegiatan ini, ACC berharap masyarakat semakin memahami konsekuensi dari setiap keputusan kredit yang diambil. Di tengah pertumbuhan sektor pembiayaan, peningkatan literasi dinilai menjadi kunci untuk menciptakan hubungan yang lebih sehat antara perusahaan dan konsumen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....