Ketekunan Pengrajin Perahu Kayu Muara Sako
- 19 Jan 2026 15:07 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID,Pekanbaru - Pengrajin perahu kayu di Desa Muara Sako, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat yang bergantung pada sungai. Sejak dahulu, Sungai Kampar menjadi jalur utama transportasi dan sumber penghidupan, sehingga kebutuhan akan perahu kayu terus terjaga hingga kini. Keberadaan para pengrajin ini tidak hanya menopang aktivitas ekonomi lokal, tetapi juga menjaga kesinambungan tradisi masyarakat sungai.
Dedi salah seorang nelayan Desa Muara Sako, mengatakan keahlian membuat perahu kayu diwariskan secara turun-temurun dari orang tua kepada anak. Proses pembuatannya masih dilakukan secara manual dengan mengandalkan pengalaman, ketelitian, dan rasa seni yang tinggi. Mulai dari pemilihan kayu, pembentukan badan perahu, hingga tahap penyelesaian, semua dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar perahu kuat, seimbang, dan aman digunakan di perairan sungai.
Jenis perahu yang dibuat pun beragam, mulai dari perahu kecil untuk aktivitas harian hingga perahu bermesin yang digunakan untuk mengangkut hasil kebun dan keperluan masyarakat. Setiap perahu disesuaikan dengan kebutuhan pemesan dan karakter sungai setempat. Hal ini menunjukkan kemampuan pengrajin Muara Sako dalam memahami kondisi alam serta fungsi perahu yang akan digunakan. Disamping itu perahu kayu ini sangat dibutuhkan pada saat air sungai terjadi banjir.
Bahan baku utama yang digunakan biasanya berasal dari kayu lokal yang dikenal kuat dan tahan air. Para pengrajin sangat memperhatikan kualitas kayu agar perahu dapat bertahan lama meskipun sering terpapar arus sungai dan perubahan cuaca. Pengetahuan tentang jenis kayu ini menjadi modal penting yang diperoleh dari pengalaman panjang dalam dunia kerajinan perahu. Meski demikian, para pengrajin menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan bahan baku, naiknya harga kayu, serta minimnya regenerasi tenaga muda. Banyak generasi muda yang memilih pekerjaan lain, sehingga keberlanjutan profesi pengrajin perahu kayu mulai terancam. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar keterampilan ini tidak hilang ditelan zaman.
Pengrajin perahu kayu Desa Muara Sako sejatinya adalah penjaga tradisi sekaligus penggerak ekonomi lokal. Dengan pembinaan, promosi, dan inovasi yang tepat, kerajinan perahu kayu dapat terus bertahan dan berkembang. Keberadaan mereka menjadi bukti bahwa kearifan lokal masih relevan dan memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat Pelalawan, Riau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....