Waktu Jogging Terbaik, Saat Sore Hari
- 05 Jun 2024 18:42 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru: Salah satu olahraga yang paling praktis dan mudah dilakukan adalah lari atau jongging. Ada yang senang berlari pada pagi hari, ada pula yang memilih pada sore hari. Namun, kapan jam jogging yang baik dilakukan. Dilansir dari Kemenkes RI ternyata, waktu terbaik untuk lari dilakukan pada waktu sore hari atau menjelang malam.
Waktu ini dirasa ideal karena suhu tubuh, tepatnya suhu inti tubuh, sedang mencapai puncaknya saat sore hari. Pada kebanyakan orang, puncak suhu inti terjadi dalam rentang waktu pukul empat sampai lima sore. Fakta ini didapatkan dari penelitian terbitan Journal of Sports Science dan Medicene 2011.
Riset ini menemukan bahwa jam biologis atau ritme sirkadian pada sore hari membuat suhu inti tubuh meningkat sehingga hasil olahraga lebih maksimal. Saat suhu inti tubuh naik, metabolisme atau pembakaran energi dan kapasitas otot akan meningkat. Metabolisme yang berfungsi maksimal akan membantu tubuh untuk membakar kalori.
Adaptasi otot yang baik dapat membuat tubuh lebih siap akan perubahan medan berlari dan membuat performa berlari lebih maksimal. Hal ini pun bisa membantu mengurangi risiko cedera saat berlari.
Sebuah riset terbitan American Journal of Physiology Lung Celuller and Molecular Physiology 2015 juga menyatakan bahwa paru-paru bekerja lebih baik pada rentang waktu sore hari. Artinya, penyerapan oksigen oleh paru-paru menjadi lebih maksimal.
Tak hanya itu, lari pada sore dan menjelang malam hari membuat Kita lebih cepat tidur. Pasalnya, lari sore hari merangsang produksi hormon melatonin atau hormon pemicu tidur lebih cepat. Jogging pada waktu ini juga memperbaiki ritme sirkadian sehingga kita bisa terlelap pada malam hari. Lari yang dilakukan pada sore hari juga bisa mendorong tubuh untuk melepas hormon endorfin. Hormon ini membantu memperbaiki suasana hati dan membuat tubuh kita lebih rileks.